Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Dream - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan santunan yang dibayarkan Kerajaan Arab Saudi kepada para jemaah haji korban Jatuhnya Crane hingga kini masih dalam proses. Lukman belum dapat memastikan kapan proses yang dijalankan Saudi akan selesai.
" Pemerintah Indonesia, melalui Konsulat Jenderal (Konjen) RI di Jeddah telah melengkapi data atau berkas nama-nama korban yang dibutuhkan Kerajaan Arab Saudi dalam pencairan bantuannya. Dari pantauan kami, mereka masih memproses bentuk bantuan tersebut," ujar Lukman, dikutip dari kemenag.go.id, Jumat, 15 Januari 2016.
Lukman mengatakan pihaknya telah memenuhi seluruh permintaan Saudi terkait data-data yang dibutuhkan untuk pemrosesan santunan. Tetapi, hingga hari ini, belum ada kepastian dari Saudi kapan santunan itu akan dibayarkan.
" Bukan Indonesia saja, negara-negara lain yang jemaahnya menjadi korban crane juga belum cair," kata Lukman.
Padahal, kata Lukman, dari sebagian banyak negara, hanya Indonesia yang dapat memberikan data lengkap mengenai identitas korban. Ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintahn kepada masyarakat Indonesia
" Pemerintah amat serius dalam menangani jemaah yang wafat musibah Mina lalu. Di sanalah Negara hadir sebagai wujud tanggung jawab," ungkap Lukman.
Pelaksanaan ibadah haji 1436 H atau 2015 M diwarnai musibah jatuhnya crane di Masjidil Haram pada Jumat, 11 September 2015. Terdapat 12 jemaah haji Indonesia wafat dan lebih dari 45 jemaah luka-luka dalam insiden ini.
Atas insiden ini, Kerajaan Arab Saudi berjanji akan memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal sebesar 1 juta riyal Saudi, setara Rp3,7 miliar. Sementara untuk korban luka, Saudi memberikan santunan sebesar 500.000 riyal Saudi, setara Rp1,8 miliar.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?