Korban Crane Masjidil Haram Menunggu Janji Saudi

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 5 November 2015 15:04
Korban Crane Masjidil Haram Menunggu Janji Saudi
Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan pemerintah telah berupaya dengan melakukan pendataan nama-nama korban.

Dream - Kementerian Agama masih menunggu janji kerajaan Arab Saudi untuk memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dan korban terluka dalam insiden jatuhnya crane di Masjidil Haram. Saat ini, Kemenag menyatakan telah memenuhi ketentuan yang diminta pemerintah Arab Saudi sebagai syarat diberikannya santunan.

Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan, pemerintah telah berupaya dengan melakukan pendataan nama-nama korban.

" Kalau nama-nama korban sudah kami serahkan. Sekarang kami tinggal menunggu pemerintah Saudi Arabia, merealisasikan apa yang mereka janjikan," ujar Lukman usai membuka seminar nasional Pendidikan Agama di Wilayah Perbatasan Negara di Auditorium Kementerian Agama, MH Thamrin, Jakarta, Kamis, 5 November 2015.

Menurut Lukman, dari informasi terakhir yang didapatkannya pemerintah Arab Saudi sudah membentuk komite untuk menindaklanjuti penyaluran santunan tersebut. Saat ini, oemerintah Indonesia tinggal menunggu janji yang sudah disampaikan Kerajaan Arab Saudi ke Kemenag.

" Indonesia tentu menunggu realisasinya setelah kita menyampaikan nama-nama korban," tutur Lukman.

Jumlah korban jemaah haji Indonesia yang meniggal dalam tragedi crane di Masjidil Haram mencapai 11 orang. Sementara itu puluhan jemaah haji lainnya mengalami luka-luka.

Dalam janjinya kepada pemerintah Indonesia, otoritas Kerajaan Arab Saudi akan memberikan santunan sebesar 1 juta riyal atau Rp3,8 miliar untuk korban yang tewas dan cacat, serta 500 ribu riyal atau Rp1,9 juta untuk korban luka-luka. (Ism) 

Beri Komentar