Produk Makanan Ilegal Masuk Lewat 3 Lokasi Ini

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 23 Desember 2015 12:16
Produk Makanan Ilegal Masuk Lewat 3 Lokasi Ini
Beberapa makanan ilegal masuk melalui jejaring tapal batas dan pelabuhan rakyat.

Dream - Masyarakat harus semakin meningkatkan kewaspadaan kala mengonsumsi produk makanan. Temuan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) melaporkan berbagai jenis produk makanan ilegal semakin banyak masuk ke Tanah Air melalui wilayah perbatasan yang banyak tak terawasi. 

Kepala BPOM Roy Sparingga mengatakan beredarnya produk-produk makanan tersebut sebagian besar melalui tiga wilayah penting. Tiga wilayah itu adalah kawasan zona perdagangan bebas, tapal batas, dan pelabuhan udara dan laut.

" Biasanya produk makanan itu masuk dengan cara diselundupkan dan ada pula yang menggunakan pemalsuan administrasi," kata Roy di Aula Gedung BPOM, Jakarta, Selasa, 22 Desember 2015.

Roy menyebutkan tiga lokasi utama yang sering dijadikan tempat penyelundupan produk makanan luar negeri itu adalah Batam, sekitar perbatasan Malaysia dan Papua Nugini, dan pelabuhan rakyat di sekitar wilayah-wilayah tersebut.

Menurut Roy, pihaknya juga menemukan indikasi munculnya modus baru pengepulan produk bahan makanan tak berizin tersebut. Salah satunya dengan cara memasukkan bahan makanan menggunakan kontainer dan menyimpannya di gudang-gudang penampungan sewaan.

" Beberapa produk masuk ke Indonesia melalui kontainer dan kemudian disimpan di gudang penampungan sewaan," kata dia.

Roy mengaku BPOM cukup sulit membongkar aksi penyelundupan lewat modus baru ini. Alasannya, gudang penyimpanan produk makanan ilegal tersebut kerap berpindah lokasi. Namun, kerjasama antara BPOM dengan Kepolisian, masih cukup ampuh mengendus peredaran produk ilegal ini.

" Kami juga meminta bantuan pemerintah daerah untuk mengecek adanya kemungkinan produk yang beredar tanpa izin dan tidak layak konsumsi," kata dia.

Beri Komentar