Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Capres Dan Cawapres 01, Joko Widodo Dan Ma'ruf Amin (Foto: Liputan6.com)
Dream - Real count hasil Pilpres 2019 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus berlangsung. Hingga kini, calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin masih unggul.
Dikutip dari laman resmi KPU, hingga pukul 16.30 WIB, Jumat 17 Mei 2019, sudah ada 707.666 dari 813.350 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang memasukkan data ke sistem penghitungan KPU. Jumlah itu setara dengan 87 persen.
Dari suara yang masuk, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin meraup suara sebanyak 74.532.795 atau sekitar 55,91 persen.
Sementara, pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, mendapat suara sebanyak 58.786.947 atau sekitar 44,09 persen.
Hingga pukul setengah lima sore ini, selisih suara kedua pasangan capres-cawapres ini sebanyak 15.745.848.
Selisih angka sore ini lebih sedikit bila dibandingkan dengan pukul 10.15 WIB pagi tadi yang mencapai 15.843.344 suara.
Itu artinya, meski tidak berpengaruh signifikan mempersempit selisih yang mencapai belasan juta itu, selama enam setengah jam terakhir Prabowo-Sandi berhasil memangkas jarak 97.496 suara.
Pasangan Jokowi-Ma'ruf mendulang suara secara signifikan dari sejumlah daerah. Antara lain di Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, DIY, dan Lampung.
Di Jateng yang sudah memasukkan data 98,8 persen, Jokowi-Ma'ruf meraup suara 16.586.104. Sedangkan Prabowo-Sandiaga hanya mendapat 4.880.614.
Di Jatim yang sudah memasukkan data 91,2 persen, Jokowi-Ma'ruf merebut suara sebanyak 14.810.881. Sementara, Prabowo-Sandi hanya 7.648.350.
Di Bali sudah 100 persen, Jokowi'Ma'ruf mendapat 2.342.435 suara, sementara Prabowo-Sandi hanya 212.577 suara.
Di Nusa Tenggara Timur yang sidah 97,5 persen, Jokowi-Ma'ruf juga menang telak dengan suara 2.302.890. Sedangkan Prabowo-Sandi hanya 2296.428.
Di Yogyakarta, data yang sudah diinput mencapai 96.6 persen. Jokowi-Ma'ruf menang dengan1.594.544. Sedangkan Prabowo-Sandi meraih suara 712.896.
Sementara di Lampung yang sudah 96 persen, Jokowi menang dengan suara 2.754.870. Sedangkan Prabowo-Sandiaga Uno mendapat 1.860.361.
Di Sulawesi Utara yang sudah 91,2 persen, Jokowi-Ma'ruf meraup 1.117.117. Sementara, Prabowo-Sandi hanya 328.455 suara.
Sementara, Prabowo-Sandiaga juga menang telak atas Jokowi-Ma'ruf di sejumlah daerah. Sebut saja Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Banten, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan.
Di Aceh yang sudah menginput 82,8 persen, Prabowo-Sandi menang dengan raihan 1.984.857 suara. Sementara, Jokowi-Ma'ruf hanya mendapat 340.095.
Di Sumatera Barat dengan input data 96 persen, Praabowo-Sandi menang hasil dengan 3.004.420, sementara Jokowi-Ma'ruf Amin hanya 387.827.
Di Sumatera Selatan dengan 85,2 persen data, hasilnya juga mencolok. Prabowo-Sandi menang dengan meraih suara 2.436.392. Sementara, Jokowi-Ma'ruf Amin hanya 1.681.942.
Di Jawa Baraat, yang sudah menginput data 79,9 persen, Prabowo-Sandiaga unggul dengan capaian 12.581.718 suara. Sedangkan Jokowi-Ma'ruf Amin dengan 8.738.282 suara.
Di Banten, dengan data 77,5 persen, Prabowo-Sandi menang telak dengan 3.161.280 suara. Sementara, Jokowi-Ma'ruf hanya 1.397.735.
Di NTP, dengan data 94,3 persen, Prabowo unggul dengan 1.895.402 suara. Sementara, Jokowi-Ma'ruf hanya 893.820 suara.
Di Sulsel, dengan 86,7 persen, Prabowo-Sandi menang dengan 2.426.314 suara. Sedangkan Jokowi-Ma'ruf hanya 1.851.426.


Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya