6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Polda Metro Jaya (Foto: Shutterstock)
Dream - Polisi menetapkan rekan bisnis Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga S Uno, Andreas Tjahyadi sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan tanah. Andreas terjerat pasal 372 KUHP tentang penggelapan.
" Iya tersangka. Pasalnya penipuan penggelapan terkait satu objek tanah," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis 19 Oktober 2017.
Dalam waktu dekat, menurut Nico, penyidik akan memeriksa Andreas. " Akan segera kami panggil untuk memberikan keterangan, rencananya minggu ini," ucap dia.
Dalam kasus ini, Andreas dan Sandiaga dilaporkan oleh Fransiska Kumalasari Susilo pada 8 Maret 2017 dengan nomor LP/1151/III/2017/PMJ/Dit.Reskrimum.
Mereka dilaporkan karena dugaan penggelapan jual beli aset tanah senilai Rp 8 miliar di di kawasan Curug, Tangerang.
Fransiska mengatakan sudah menempuh mediasi sejak Januari 2016. Tetapi, tidak menemukan jalan keluar. (ism)
Sandi pernah memenuhi panggilan penyidik Polda sebagai saksi atas dugaan kasus penggelapan dalam penjualan tanah PT Japirex pada Maret 2017. Pemeriksaan berlangsung selama empat jam
Sementara itu, Sandiaga Uno pernah memberikan kesaksiannya dalam kasus ini pada 31 Maret 2017. Dilaporkan Merdeka.com, Sandiaga menegaskan yakin tidak terlibat kasus penggelapan tanah.
" Sangat haqqul yaqin, 100 persen enggak terlibat," kata Sandi di Polda Metro Jaya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
