Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Jakarta resmi menjadi salah satu tuan rumah seri balapan Formula E pada 2020. Gelaran seri balapan mobil balap berbahan bakar listrik itu dijadwalkan berlangsung 6 Juni 2020, bertepatan dengan gelaran Pekan Raya Jakarta.
Kabar tersebut disampaikan Co-Founder & Chief Championship Officer of Formula E, Alberto Longo di laman resminya.
" Formula E ingin berperan untuk perubahan positif dan dengan jaringan produsen motorsport paling kompetitif, saya tidak sabar untuk berkampanye hijau di Jakarta, 6 Juni tahun depan," kata Longo, Jumat, 20 September 2019.
Longo mengatakan, Jakarta akan menjadi tuan rumah baru. Jakarta bersanding dengan dua kota besar dunia lain, Seoul, Korea Selatan, dan London, Inggris.

Rencananya, pabrikan mobil ternama Mercedes-Benz dan Porsche akan berpartisipasi di kompetisi balap ini.
Menurut laman resmi Formula E, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan jalan di sekitar Monumen Nasional (Monas) sebagai lokasi balapan. Desain sirkuit menunggu pengesahan dari Federation Internationale de l'Automobile (FIA).
Selain balap, gelaran Formula E merupakan ajang kampanye pengurangan emisi. " Formula E akan meningkatkan kesadaran publik mengenai kendaraan elektrik yang dapat mengurangi emisi dan membuat dampak positif bagi lingkungan," kata Presiden Regional ABB, Chunyuan Gu.
Dream - DKI Jakarta akan jadi tuan rumah balapan mobil jalanan Formula E pada 2020 mendatang. Kabar itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melalui Instagram resminya @aniesbaswedan.
" Jakarta akan menjadi salah satu tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E di tahun 2020," ucap Anies, Sabtu, 15 Juli 2019.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bertemu dengan petinggi Formula E (foto: Instagram)
Anies mengatakan, kepastian itu muncul setelah negosiasi alot dengan lembaga pengelola Formula E. Anies mengklaim, Formula E merupakan turnamen balapan terpopuler kedua sesudah Formula 1.
Berbeda dengan F1 yang memakai mesin turbo, Formula E menggunakan mesin bertenaga listrik, dan diadakan di sirkuit jalan raya.
" Sejak tiga bulan lalu persiapan pertemuan ini telah dilakukan. Tim dari Formula E juga sudah datang khusus melakukan uji lapangan di Jakarta pada 8 hingga 9 Juli lalu," ucap dia.
Usai mencapai kesepakatan menggelar balapan jalanan tersebut, Anies diketahui sempat diajak CEO FIA Formula E Alejandro Agag dan Co-Founder dan CCO FIA Formula E, Alberto Longo ke lintasan balap Formula E di Brooklyn, New York.
Anies mengatakan, sebagai kota terbesar yang berkompetisi, menyiapkan segala infrastuktur dengan tertib dan tak banyak bicara. " Puncak pertemuan dibuat tanggal 13 Juli 2019, bersamaan dengan putaran final Sesi 6 Formula-E," ujar dia.
Anies mengatakan, berdasar perhitungan, satu agenda balapan di Jakarta ini akan menggerakkan perekonomian hingga lebih dari 78 juta euro, atau Rp 1,2 T. " Ini adalah kesempatan bagi kesejahteraan, lapangan kerja dan usaha bagi warga Jakarta. InsyaAllah!" ucap dia.
Dengan capaian ini, Anies ingin mengirim pesan terhadap dunia, bahwa Jakarta siap sejajar dan makin bersinar di antara megapolitan dunia. " Dan insya Allah akan makin kokoh hadir di orbit global. Mari Jakarta, kita bersiap jadi tuan rumah laga kelas dunia!" kata dia.
" Jakarta akan menjadi sorotan dunia, liputan media asing menggaungkan nama Jakarta, Indonesia ke masyarakat dunia. Kita sejajar dengan kota-kota maju megapolitan lainnya. InsyaAllah, semua persiapan bisa berjalan lancar.....," tulis Anies di akun Instagramnya.
Dream – Mesin cuci acapkali menjadi perabotan yang kerap dijumpai di rumah tangga dan bisnis laundry. Barang elektronik ini bertugas untuk mencuci pakaian kotor dan mengeringkannya.
Tapi, di tangan orang-orang ini, fungsi mesin cuci tak lagi sekadar mencuci pakaian.
Mesin cuci pun bisa “ disulap” menjadi mobil balap.
Dikutip dari Jalopnik, Selasa 2 Juli 2019, produsen barang elektronik, Haier, menggandeng Craft Bamboo Racing, untuk membuat sebuah mobil balap.
Kendaraan “ jet darat” ini menggunakan motor yang berasal dari mesin cuci Haier, Haier Washing Machine.
Craft Bamboo mengembangkan mobil balap Formula dengan motor mesin cuci. Mesin ini bisa menghasilkan tenaga 0,9 hp dan torsi 45 Nm.
Komponen ini ditenagai oleh aki 12 Volt dan didukung oleh beberapa sistem elektronik.
Sayangnya, mobil ini belum diuji coba. Karena belum diuji, tak diketahui berapa akselerasi yang dihasilkan oleh “ mobil balap” ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya