Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Dream - Ridwan Kamil memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri, Jumat 20 November 2020. Gubernur Jawa Barat itu hendak dimintai keterangan terkait acara yang melibatkan pimpinan Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab.
" Saya hadir sebagai Gubenur Jawa Barat untuk dimintai keterangan saja, untuk klarifikasi," tutur Ridwan Kamil di Mabes Polri.
Acara yang melibatkan Habib Rizieq di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, dinilai telah melanggar protokol kesehatan. Acara itu dituding menimbulkan kerumunan manusia yang berpotensi menjadi klaster penyebaran Covid-19.
Terkait pemanggilannya tersebut, Ridwan Kamil belum banyak berkomentar. Dia hanya menekankan bahwa undangan tersebut jenisnya klarifikasi.
" Bukan diperiksa, dimintai keterangan," jelasnya.
Pria yang akrab disapa Kang Emil itu meminta awak media bersabar dan menunggu hingga petermuan dengan penyidik selesai.
" Nanti hasilnya insyaAllah saya sampaikan setelah klarifikasi," ujar Ridwan Kamil.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono, mengatakan bahwa Ridwan Kamil hanya diklarifikasi terkait acara di Megamendung yang dihadiri Habib Rizieq tersebut.
" Ya, gubernur Jawa Barat klarifikasi. Dijadwalkan pada tanggal 20, Jumat, pukul 10.00 WIB," kata Awi saat jumpa pers Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis 19 November 2020.
Awi meyakini, sebagai gubernur, Ridwan Kamil tentunya mengetahui aturan apa yang telah dibuatnya untuk mencegah adanya kerumunan massa sesuai protokol kesehatan.
Menurut jenderal bintang satu ini, nantinya Ridwan Kamil akan dicecar soal penerapan aturan yang diberlakukannya terhadap perangkat kota di bawah komandonya.
" Beliau tentunya dipanggil kapasitasnya sebagai Gubernur. Beliau yang mengeluarkan Pergub terkait penanganan pandemi COVID-19 di wilayah Jawa Barat. Bagaimana implementasinya ke bawah, apa perintahnya, kemudian kejadian kemarin, apa reaksinya apa upayanya, ini yang akan digali penyidik," jelas Awi.
Selain Ridwan, Awi melanjutkan, ada juga 10 orang berstatus saksi yang juga akan diminati klarifikasi. Namun, mereka dijadwalkan hadir ke Polda Jawa Barat.
" Klarifikasi ini terkait kasus (kerumunan massa) di Megamendung," Awi menandasi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam