Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Penurunan Baliho Rizieq Shihab (Foto: Twitter @primadiaktivis1)
Dream - Pangdam Jaya, Majen TNI Dudung Abdurachman, mengatakan bahwa pencopotan baliho Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, oleh sekelompok pria berbaju loreng merupakan perintahnya.
" Ada berbaju loreng, menurunkan baliho Habib Rizieq, itu perintah saya," kata Dudung usai menggelar apel TNI persiapan Pilkada di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat 20 November 2020.
Sebelumnya, viral video di sosial media yang memperlihatkan pencopotan baliho berhambar Habib Rizieq yang diduga terjadi di Keluarahan Jatimakmur, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Dudung menyebut, pencopotan yang dilakukan prajuritnya lantaran upaya pencopotan telah dilakukan oleh aparat Satpol PP gagal. Sebab, baliho tersebut kembali terpasang usai diturunkan.
Terkait kejadian tersebut, Dudung menegaskan agar semua pihak taat terhadap hukum. Pemasangan baliho, kata dia, harus membayar pajak dan pemasangannya harus sesusai dengan lokasi yang telah ditentukan.
" Jangan seenaknya sendiri, seakan akan dia paling benar, enggak ada itu," tegas Dudung.
Dudung bahkan sempat mengatakan kalau perlu FPI dibubarkan bila tidak taat aturan.Dia juga mengancam akan menurunkan semua baliho FPI yang dipasang sembarangan.
" Jangan coba-coba pokoknya. Kalau perlu FPI bubarkan saja itu. Bubarkan saja. Sekarang kok mereka ini seperti yang ngatur, suka sukanya sendiri, saya katakan itu perintah saya."
" Dan ini akan saya bersihkan semua, tidak ada itu baliho yang mengajak revolusi dan segala macam. Ya saya peringatkan dan saya tidak segan menindak dengan keras," tegas Dudung.
Sebelumnya, dalam unggahan Twitter, FPI mengaku tak mau menuding TNI yang menurukan baliho tersebut.
“ Masa iya TNI kerjanya malem-malem, diem-diem dan buru-buru gitu takut ketahuan orang. Ini mau pancing kita buat musuhin TNI, ” kata FPI, dalam akun @DPPFPI_ID, seperti dilihat, Kamis 19 November 2020.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam