Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Aksi Rollercoaster Gravity Max (Foto: Mirror/Asia Wire)
Dream - Mimpi buruk dialami oleh 20 pengguna rollercoaster Gravity Max di Tempat Hiburan LIHPAO, Taiwan, pada Rabu 30 Januari silam. Wahana yang mereka gunakan macet.
Mereka terjebak di atas dengan ketinggian setara gedung 15 tingkat. Sudah begitu, posisi mereka tergantung, terbalik pula. Benar-benar menegangkan.
Dikutip dari laman Mirror, Jumat 1 Februari 2019, rollercoaster itu macet saat berada pada kemiringan 90 derajat. Kondisi ini awalnya dikira masih dalam rangkaian aksi rollercoaster. Tetapi, proses ini dianggap terlalu lama.

Rollercoaster alami macet saat hendak beraksi (Foto: Mirror/Asia Wire)
Saksi mata melaporkan, kecurigaan ketidakselarasan rel saat menyambung. Akibat peristiwa ini, 20 penumpang rollercoaster harus dievakuasi menggunakan tangga darurat. Sementara itu, wahana Gravity Max ditutup selama 20 menit.
Direktur Taman Hiburan LIHPAO, Wang Yung-hao mengatakan, terjadi ketidakselarasan antara rel vertikal dan horizontal. Sehingga mengakibatkan kereta gagal bergerak. Sistem otomatis membuat kait kereta terkunci.
Dia mengatakan, ketidakselarasan rel itu bisa saja terjadi karena kondisi alam, semisal hujan lebat dan angin kencang.
Wang meyakinkan, Gravity Max atau biasa disebut Tilt Coaster atau Cliffhanger 100 persen digunakan.
Wang memberi biaya kerugian kepada 20 penumpang rollercoaster itu. Masing-masing penumpang mendapat kupon taman hiburan senilai 150 dollar Taiwan, atau setara Rp68 ribu.
Gravity Max merupakan wahana rollercoaster yang membawa penumpangnya ke puncak ketinggian secara horizontal. Setelah itu, penumpang akan dibawa ke kemiringan 90 derajat dengan rel yang terpisah. Pasca rel menyambung, kereta rollercoaster akan meluncur dengan kecepatan tinggi.
Wahana ini dibuka pada 2002. Rel yang digunakan rollercoaster ini sepanjang 580 meter.
Titik tertinggi rollercoaster ini mencapai 49 meter. Sementara kecepatan tertinggi yang pernah dibubukan mencapai 94 kilometer per jam.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya