Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
(c) Kemendikbud
Tepat pada 16 November 2020 telah sukses diselenggarakan peluncuran Bantuan Subsidi Upah bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non-PNS di Lingkungan Kemendikbud 2020. Acara ini digelar secara online via channel Youtube KEMENDIKBUD RI dan dihadiri deretan stakeholder ternama, seperti Nadiem Anwar Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Erick Thohir selaku Menteri Badan Usaha Milik Negara, Hetifah Sjaifudian selaku Wakil Ketua Komisi X DPR RI, dan Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Sebagai salah satu pembicara, hadirlah Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir yang mengungkapkan jika BSU ini merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk turut membantu masyarakat yang terdampak pandemi. Dengan begitu kualitas pendidikan Indonesia dapat terus terjaga.
“ Kami pemerintah hadir, menolong banyak progam salah satunya yang hari ini di mana kita memberikan bantuan pada tenaga pendidik. Tidak lain ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang saat ini memang perlu bantuan dari pemerintah.” ungkap Erick Thohir.

Dalam acara peluncuran Bantuan Subsidi Upah bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non-PNS di Lingkungan Kemendikbud 2020, turut hadir pula salah satu perwakilan penerima BSU. Beliau adalah Muhamad Kasim yang merupakan Guru SMPN 41 Satu Atap Batu Putih, Maros, Sulawesi Selatan. Secara pribadi, ia memberikan apresiasi pada pemerintah yang telah memberikan bantuan bagi guru non-PNS.
“ Saya salah satu yang mendapat bantuan. Saya yang non-PNS ini sangat bersyukur mendapatkan penghasilan tambahan di samping dari pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah,” tutur Kasim.

Total bantuan subsidi upah yang akan diberikan mencapai Rp3,6 triliun dan akan disalurkan kepada lebih dari 2 juta PTK di seluruh Indonesia. Penyalurannya sendiri akan dijalankan sampai akhir November 2020 dan masing-masing akan menerima Rp 1,8 juta. Guna memastikan bantuan disalurkan secara transparan dan akuntabel, Kemendikbud membuatkan rekening baru untuk setiap PTK penerima BSU. Untuk menemukan informasi rekening bank masing-masing dan lokasi cabang bank pencairan bantuan, PTK dapat mengakses Info GTK (info.gtk.kemdikbud.go.id) atau Pangkalan Data Dikti (pddikti.kemdikbud.go.id).
Kehadiran BSU Kemendikbud ini diharapkan dapat menjadi bantuan berarti bagi PTK di tanah air karena mereka adalah ujung tombak pendidikan di Indonesia.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan