Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Puluhan Guru Positif Covid-19 Usai Study Tour ke Jogja

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 3 Desember 2020 19:00
Puluhan Guru Positif Covid-19 Usai Study Tour ke Jogja
Klaster guru itu terungkap dari laporan pada 28 November 2020.

Dream - Sebanyak 33 guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 22 Jakarta Barat positif Covid-19. Camat Palmerah, Firman Ibrahim, mengungkapkan, 33 guru tersebut menjadi klaster baru di wilayahnya.

Menurut Firman, guru-guru tersebut diduga terinfeksi virus corona usai melakukan perjalanan ke Jogja.

Klaster guru itu terungkap dari laporan pada 28 November 2020. Saat itu, ada dua guru yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dinas terkait langsung melakukan penelusuran kontak.

" Pas ada kasus konfirmasi, langsung sekolah kita semprotin. Kita lakukan kewajiban kita untuk tracing dengan data-datanya," ujar Firman Ibrahim, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 3 Desember 2020.

1 dari 3 halaman

Guru Ada yang Sakit

Firman menjelaskan, salah satu guru sempat merasa tidak enak badan. Hasil tes usap cepat antigen menunjukkan hasil reaktif pada 27 November 2020.

" Guru itu merasa tak enak badan setelah perjalanan bersama para guru lainnya selama lima hari (20-25 November 2020)," ujar Firman.

Setelah tes itu, dua guru dinyatakan positif Covid-19. Selanjutnya, tes usap massal terhadap para guru lainnya dilakukan terpisah.

 

 

2 dari 3 halaman

Masih Tunggu Hasil Tes 3 Guru

Empat guru lain yang melakukan tes usap pada 28 November lalu dinyatakan positif Covid-19. Kemudian pada 30 November, 10 guru positif dinyatakan positif.

Lalu pada Kamis, 16 guru terkonfirmasi positif Covid-19, setelah tes usap 30 November 2020.

Kemudian dilakukan pemeriksaan pada 43 guru lainnya yang mengalami gejala penyakit tersebut.

 

3 dari 3 halaman

Minta Tiap Sekolah Patuhi Prokes

Hasil sementara penelusuran, 33 orang positif Covid-19 dan tujuh orang dinyatakan negatif.

" Kami juga kini masih menunggu hasil ketiga guru," ungkap Firman.

Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut, Firman memerintahkan lurah dan petugas kecamatan untuk sosialisasi, meminta warga meningkatkan protokol kesehatan dan, penyemprotan disinfektan dilakukan di areal sekolah.

Sumber: liputan6.com

Beri Komentar