Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Waspadai Gelombang Kedua Covid-19, Jokowi: `Tidak Boleh Lengah`

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 3 Desember 2020 18:01
Waspadai Gelombang Kedua Covid-19, Jokowi: `Tidak Boleh Lengah`
Jokowi mengingatkan semua pihak untuk terus patuh protokol kesehatan.

Dream - Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan semua pihak untuk tetap waspada dalam menghadapi Covid-19. Kewaspadaan ini dibutuhkan agar tidak terjadi gelombang kedua penyebaran Covid-19 di Indonesia.

" Kita harus tetap hati-hati, tidak boleh lengah, dan kita harus disiplin menerapkan prokes (protokol kesehatan), waspada agar jangan sampai terjadi gelombang yang kedua," ujar Jokowi dalam sambutan pembukaan pertemuan tahunan Bank Indonesia, disiarkan Sekretariat Presiden.

Jika sampai terjadi gelombang kedua, kata Jokowi, akan sangat merugikan upaya dan pengorbanan yang telah dilakukan dalam mengatasi Covid-19 selama sembilan bulan lamanya. Jokowi juga meminta semua pihak fokus agar bisa lepas dari pandemi.

" Kita harus fokus untuk bergerak ke depan, fokus pada upaya-upaya untuk keluar dari pandemi, mempersiapkan vaksin dan program vaksinasi dengan cermat agar kita bisa bangkit dan pulih dari pandemi," kata Jokowi.

 

1 dari 5 halaman

Sinyal Positif Penanganan Covid-19 dan Ekonomi

Jokowi menangkap ada sinyal positif dalam penanganan Covid-19. Per 3 Desember, kata Jokowi, jumlah kasus positif aktif di Indonesia lebih rendah dari rata-data dunia.

" Indonesia memiliki kasus aktif sebesar 12,72 persen, sedangkan rata-rata dunia 28,04 persen," ucap Jokowi.

Selain itu, angka kesehatan cenderung membaik. Saat ini, tingkat kesembuhan di Indonesia sebesar 84,02 persen.

" Lebih baik dari angka kesembuhan di rata-rata dunia sebesar 69,56 persen," ucap Jokowi.

Sinyal positif juga muncul dari sektor perekonomian. Menurut Jokowi, pada triwulan kedua, pertumbuhan ekonomi nasional sebesar -5,32 persen namun pada triwulan ketiga menjadi -3,49 persen.

" Artinya telah melewati titik terendahnya. Melewati titik menuju membaik, tren positif membaik dan dengan momentum ini saya yakin kita akan bergerak ke positif di triwulan keempat dan seterusnya," ucap Jokowi.

 


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 5 halaman

Kasus Covid-19 Melonjak, Jokowi: Jateng dan DKI Jakarta Perlu Perhatian Khusus

Dream - Presiden Joko Widodo meminta para menteri dan sejumlah lembaga terkait untuk terus fokus pada penanganan Covid-19, menyusul terjadinya lonjakan kasus sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir, terutama di Jawa Tengah dan DKI Jakarta.

" Saya ingatkan ada dua provinsi yang menurut saya perlu perhatian khusus karena peningkatan dalam minggu ini, dalam dua hingga tiga hari ini peningkatannya sangat drastis sekali, yaitu Jawa Tengah dan DKI Jakarta," ujar Jokowi dalam rapat terbatas, Senin 30 November 2020.

Jokowi juga meminta Menteri Dalam Negeri untuk mengingatkan para gubernur, bupati, dan wali kota, agar benar-benar memegang penuh kendali di wilayah masing-masing. Terutama berkaitan dengan penanganan pandemi Covid-19 serta masalah ekonomi.

" Tugas kepala daerah melindungi keselamatan warganya dan sudah saya sampaikan, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi dengan memegang angka-angka kasus, kasus aktif, angka kesembuhan, angka kematian, dan indikator-indikator ekonmi yang ada," kata Jokowi.

3 dari 5 halaman

Kasus Covid-19 Memburuk

Jokowi menambahkan, menurut data per 29 November 2020, kasus aktif di Indonesia mengalami peningkatan menjadi 13,41 persen. Angka tersebut memang masih lebih baik dibandingkan rata-rata dunia namun meningkat dibandingkan pekan sebelumnya.

" Tetapi hati-hati ini lebih tinggi dari rata-rata minggu yang lalu. Minggu yang lalu masih 12,78 sekarang 13,41," kata Jokowi.

Kondisi yang sama terjadi pada data kesembuhan. Jokowi mengatakan tingkat kesembuhan di Indonesia turun menjadi 83,44 persen dibandingkan pekan sebelumnya sebanyak 84,03 persen.

" Ini semuanya memburuk semuanya, karena adanya tadi, kasus yang memang meningkat lebih banyak di minggu-minggu kemarin," kata dia.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

4 dari 5 halaman

Dinyatakan Positif Covid-19, Wagub DKI Jakarta Riza Patria Isolasi Mandiri

Dream - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap (swab test) pada Jumat, 27 November 2020. Riza kini menjalani isolas mandiri sesuai petunjuk dokter.

" Alhamdulillah, meskipun hasil testing pada Jumat kemarin menunjukkan positif Covid-19, namun kondisi saya tetap dalam keadaan baik dan terkendali," ujar Riza dalam keterangan tertulis.

Riza mengatakan seluruh staf Pemprov DKI telah menjalani tes usap. Demikian pula dengan keluarga Riza sendiri.

" Sebagaimana prosedur kesehatan yang telah ditetapkan WHO, bagi setiap pasien terkonfirmasi positif Covid-19 wajib melakukan isolasi mandiri dan tetap dalam pengawasan tenaga kesehatan, baik di level puskesmas hingga rumah sakit," kata Riza.

5 dari 5 halaman

Dua Kali Tes

Riza sebelumnya telah menjalankan tes usap sebanyak dua kali. Tes pertama pada Kamis, 26 November 2020 menunjukkan hasil negatif.

Riza kembali menjalani tes pada Jumat. Tetapi, tes kali ini hasilnya positif Covid-19.

Dari hasil pelacakan kontak oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Riza tertular dari staf pribadinya. Staf tersebut sendiri tertular dari lingkungan keluarganya.

" Jadi, temuan positif Covid-19 ini adalah dari lingkungan pekerjaan, di mana ada staf saya yang tertular dari klaster keluarganya. Ini tentu menjadi perhatian kita semua untuk lebih menjaga kedisiplinan protokol kesehatan hingga di dalam keluarga sekalipun," ucap dia.

Lebih lanjut, Riza berharap masyarakat DKI Jakarta lebih disiplin dalam menerapkan protokol 3M dengan memakai masker, menjaga jarak menghindari kerumunan serta mencuci tangan. Dia pun meminta doa kesembuhan dari masyarakat.

" Jangan ragu dan takut untuk saling mengingatkan protokol 3M. Tetap tingkatkan iman, imun, dan aman bahkan hingga di dalam lingkup keluarga kita," ucap dia.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar