Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wiku Adisasmito (Instagram @wikuadisasmito)
Dream - Pemerintah telah memperbolehkan pembelajaran tatap muka di sekolah. Namun, keputusan akhir proses belajar tatap muka diserahkan kepada pemimpin daerah, dinas pendidikan, sekolah, dan orangtua siswa.
" Dan dengan tetap memperhatikan kesiapan sarana dan prasarana untuk melaksanakan protokol kesehatan," kata Juru Bicara Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, dikutip dari laman covid19.go.id, Jumat 12 Februari 2021.
Pemerintah daerah dan penyelenggara pendidikan juga diharapkan melakukan persiapan matang, termasuk melaksanakan simulasi dan menerapkan sekolah tatap muka secara bertahap.
" Kami berharap kewenangan yang dipercayakan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dapat terlaksana dengan baik, yakni atas dasar persiapan yang matang termasuk pelaksanaan simulasi dan pembukaan bertahap," tambah Wiku.
Sementara, tambah Wiku, sektor sosial dan ekonomi sudah mulai beroperasi sejak tahun lalu dengan penyesuaian keterbatasan kapasitas. Pengaturan jam operasional disesuaikan dengan keputusan yang diambil oleh kepala daerah.
Namun khusus untuk wilayah Pulau Jawa dan Bali yang saat ini sedang melaksanakan PPKM hingga 22 Februari, kapasitas maksimalnya akan mencapai 50 persen berdasarkan Instruksi Kementerian Dalam Negeri No. 3 tahun 2021.
Keputusan Kebijakan Rem Gas ini, tambah Wiku, harus diambil dengan bijak dan hati-hati. Pemerintah berupaya agar masyarakat tetap produktif dengan tetap menjaga keselamatan mereka. Prinsipnya, selama pandemi ini, kesehatan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas pemerintah.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya