Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo
Dream - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 bersama Palang Merah Indonesia menyerukan ajakan kepada para penyintas Covid-19 untuk donor konvalesen. Saat ini, banyak pasien Covid-19 yang membutuhkan bantuan plasma darah untuk bisa melawan virus corona.
" Sebagai penyintas, mendonorkan plasma konvalesen merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena telah sembuh dan juga membantu penderita lainnya agar pulih," ujar Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo.
Doni mengatakan kebutuhan akan plasma konvalesen terus meningkat. Ini menyusul semakin banyaknya kasus aktif, kini mencapai 176.291 kasus.
" Terapi plasma ini menjanjikan kesembuhan yang tinggi, saat ini sulit mencari pendonor dari para penyintas Covid-19. Selamatkan sesama, selamatkan bangsa," ucap Doni, melalui keterangan tertulis.
Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, menyatakan siap memberikan layanan kepada para penyintas Covid-19 yang ingin mendonor plasma. Sebanyak 31 Unit Donor Darah dilengkapi peralatan memadai telah disiapkan di seluruh daerah di Indonesia.
Sejak Januari, Satgas Covid-19 bersama PMI mencanangkan gerakan donor plasma konvalesen. Untuk memudahkan pelayanan, para pendonor dapat mengajukan pendaftaran diri pada laman plasmakonvalesen.covid19.go.id, aplikasi Ayo Donor PMI, atau menghubungi call center 117 ekstensi 5.
Gerakan ini diharapkan mendorong para penyintas Covid-19 yang memenuhi persayaratan sukarela menjadi pendonor plasma konvalesen. Sehingga pandemi Covid-19 dapat diakhiri secara bersama.

Selain itu, Satgas Covid-19 bersama PMI didukung PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membangun dashboard terintegrasi pencatatan dan pelaporan donor plasma konvalesen. Tersedia call center bagi para donor plasma konvalesen.
Para calon pendonor cukup mendaftar secara online atau melalui telepon. Pendonor akan dipandu hingga proses donor di Unit Donor Darah PMI.
Secara singkat, alur pencatatan pendonor plasma konvalesen melalui plasmakonvalesen.covid19.go.id adalah menginformasikan data diri, pengisian kuisioner, dan verifikasi data. Bila calon pendonor memenuhi syarat, verifikator akan memberikan rekomendasi Unit Donor Darah PMI terdekat.
Syarat yang harus dipenuhi pendonor yaitu usia 18-60 tahun, berat badan lebih dari 55 kilogram, diutamakan pria, bila perempuan belum pernah hamil, tidak menerima tranfusi darah selama 6 bulan terakhir, memiliki surat keterangan sembuh dari dokter dan bebas keluhan minimal 14 hari.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan