7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Dr Luhur Suroso Menunjukkan Cctv Pasien Suspect MERS (Merdeka.com)
Dream - Satu warga Medan, Sumatera Utara, meninggal dunia usai pulang umroh. Pasien berinisial Ks (54) yang juga suspect Middle East Respiratory Syndrome-coronavirus (MERS-CoV) itu meninggal pada Minggu 4 Mei lalu.
Satu orang lagi pasien suspect MERS yang menjalani perawatan di RSUP Adam Malik Medan. Wanita berinisial SHN berusia 50 tahun itu juga diketahui baru pulang dari ibadah umroh. " Pasien dirujuk dari rumah sakit di Lubuk Pakam Deli Serdang," kata Ketua Departemen/SMF Paru RSUP H Adam Malik, Medan, Luhur Suroso.
SHN yang juga warga dari Desa Liberia, Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai, ini berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan umrah pada 20 April 2013. SHN kembali ke Tanah Air pada Jumat 2 Mei lalu. Saat tiba di Tanah Air, SHN langsung menjalan perawatan di RS Medistra Lubuk Pakam, Deli Serdang.
Gejalanya mirip dengan pasien yang terjangkit MERS, yakni mengalami demam. Sehingga, SHN diputuskan untuk dirujuk ke RSUP Adam Malik.
" Tiba di RSUP Adam Malik pada Senin (5/5) sekitar pukul 16.30 WIB. Kondisinya demam seperti flu biasa tapi leukosit dan trombositnya masih tinggi. Kondisinya tidak seburuk pasien (Ks) kemarin. Mereka juga berbeda penerbangan," sambung Luhur.
Sebelumnya, seorang warga Indonesia, berinisial NA, meninggal dunia di Arab Saudi dan diduga karena terkena wabah Mers. NA yang merupakan warga Madura itu bukan jamaah umroh, melainkan sudah lama bekerja di Arab. Bila Ks positif MERS, ini artinya sudah dua warga Indonesia yang meninggal karena penyakit yang berasal dari virus kelelawar dan unta itu. (Sumber: Merdeka.com)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?