Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto Ilustrasi Asteroid Dalam Perjalanan Ke Bumi
Dream - Sebuah asteroid baru seukuran bus berpotensi mendekat ke arah Bumi. Menurut laporan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), jarak batu antariksa itu dari bumi 186.000 mil (299.338 km), lebih dekat jarak Bumi-Bulan yang mencapai 238.855 mil (384.400 km).
Asteroid yang memiliki lebar 7,6 meter ditemukan astronom dan tim Mount Lemmon Survey, pada pada 29 April lalu. Batu antariksa itu dinamai HL 129.
Ilmuwan NASA dan peneliti di seluruh dunia terus memonitor langit, mengantisipasi datangnya asteroid yang bisa menghantam permukaan Bumi. Penelitian terbaru mengungkapkan Bumi sangat rentan dengan dampak asteroid.
Berdasarkan studi yang dilakukan B612 Foundation --sebuah lembaga yang digagas tiga mantan astronot untuk melindungi Bumi dari asteroid-- menemukan Bumi telah dihantam 26 asteroid setidaknya sekali setiap dalam enam bulan, periode 2000-2013.
Menurut hasil studi itu energi asteroid beragam mulai dari satu hingga 600 kiloton. Sebagai perbanding, ledakan nuklir Hiroshima 1945 memiliki energi 15 kiloton. Beruntung, dari beberapa asteroid berenergi sangat besar jatuh di daerah tak berpenghuni di Atlantik dan Samudera Pasifik.
Sejarah mencatat dampak tumbukan asteroid terbesar adalah ledakan asteroid Tunguska, Siberia pada 1908 silam. Ledakan itu menghasilkan energi 5.000 hingga 15.000 ton TNT, meratakan daerah hutan seluas 2.000 Km persegi.
Peristiwa paling baru asteroid meledak di Chelyabinsk, Rusia 2013 lalu. Akibatnya lebih dari 1.000 orang luka-luka. (Sumber: Daily Mail, Space.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya