Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Seorang warga Medan, Sumatera Utara, yang baru pulang umroh dari Tanah Suci meninggal dunia. Ks (54) yang memiliki gejala mirip kasus Middle East Respiratory Syndrome-coronavirus (MERS-CoV) meninggal dunia di RSUP Adam Malik, Medan pada Minggu 4 Mei 2014.
" Pasien sempat dirawat beberapa jam di rumah sakit ini. Dia masuk kemarin sekitar pukul 10.20 WIB dan meninggal sekitar pukul 14.35 WIB," kata Sairi br Saragih, Humas RSUP Adam Malik Medan.
Kendati begitu, Ks belum bisa dipastikan sebagai pasien yang positif terjangkit virus mematikan yang berasal dari kelelawar dan unta itu. Status Ks masih suspect, karena gejala dan keluhan yang dialami mirip penderita MERS. Ciri-cirinya, gangguan pernafasan akut, demam, dan batuk. Tapi belum tentu juga kena Mers.
Ks dilaporkan baru pulang umroh pada Jumat 3 Mei sebelumnya. Jumlah kasus MERS di Arab Saudi melonjak menjadi 378 kasus. Jumlah itu termasuk 107 kematian sejak penyakit itu ditemukan pada September 2012.
" Kami belum sempat observasi karena pasien sudah meninggal," tambah Sairi. Sebelum meninggal dunia, Ks sempat dirawat beberapa jam di RSU Permata Bunda, Medan. Dia dirujuk ke RSUP Adam Malik karena tenaga medis khawatir dia menderita MERS.
Ks masuk ke RSU Permata Bunda pada Sabtu 3 Mei malam. Sempat dirawat beberapa jam, kemudian dirujuk ke RSUP Adam Malik.
Seorang warga Indonesia, berinisial NA, meninggal dunia di Arab Saudi dan diduga karena terkena wabah Mers itu. NA yang merupakan warga Madura itu bukan jamaah umroh, melainkan sudah lama bekerja di Arab. (Sumber: Merdeka.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya