Saudi Mulai Buka Penerbangan Internasional, Umroh Dibuka Bertahap

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 14 September 2020 18:03
Saudi Mulai Buka Penerbangan Internasional, Umroh Dibuka Bertahap
Umroh akan diputuskan setelah penerbangan internasional dibuka.

Dream - Arab Saudi akan mencabut sebagian penangguhan penerbangan internasional pada 15 September 2020. Keputusan ini ditetapkan setelah enam bulan lebih Saudi menangguhkan penerbangan internasional untuk menekan penyebaran Covid-19.

" Kerajaan akan mengakhiri seluruh pembatasan jalur transportasi udara, darat dan laut setelah 1 Januari tahun depan," demikian pernyataan Kementerian Dalam Negeri Saudi.

Tetapi, tanggal pasti mengenai pencabutan penangguhan tersebut belum diketahui. Tanggal baru akan dipastikan pada Desember nanti.

Sementara, warga negara kawasan Teluk dan non-Saudi dengan izin tinggal 'iqama' atau visa kunjungan dibolehkan masuk ke Saudi mulai 15 September. Syaratnya, mereka harus sudah menjalani tes Covid-19 dan dinyatakan negatif dalam kurun waktu 48 jam terakhir sebelum masuk ke Saudi.

 

1 dari 4 halaman

Pelajar Saudi Bisa Sekolah di Luar Negeri Lagi

Untuk warga dengan kategori 'luar biasa' seperti pegawai pemerintah dan militer, pegawai di kedutaan asing, dan orang-orang yang membutuhkan perawatan medis juga akan diizinkan masuk dan keluar Saudi di tanggal tersebut.

Kaum muda Saudi yang mendapat kesempatan belajar di luar negeri juga diizinkan bepergian. Baik bagi para penerima beasiswa, biaya sendiri, peserta pelatihan medis yang harus bepergian ke luar negeri karena tempat belajarnya di negara lain.

Salah satu calon mahasiswa PhD asal Jeddah, Jawaher Abdullatif, akhirnya bisa bernapas lega. Dia kini bisa melanjutkan pendidikannya di Holland, Belanda setelah Saudi membuka kembali penerbangan internasional.

" Setelah mendapatkan surat penerimaan dari universitas di Holland ketika penutupan untuk melanjutkan studi PhD saya, saya tetap berharap dan menunggu pengumuman. Berita ini agak mengejutkan tapi bagus. Akhirnya saya bisa menjadwalkan penerbangan saya dan melanjutkan studi saya," kata Jawaher.

 

2 dari 4 halaman

Umroh Diputuskan Secepatnya

Keluarga yang terpisah akibat penutupan juga diizinkan bepergian ke luar negeri untuk berkumpul kembali. Saudi mengkategorikan mereka ke dalam kasus kemanusiaan.

Sedangkan warga Saudi pemegang izin domilisi di luar wilayah dibolehkan pulang. Sementara, akan ada kebijakan bertahap terkait pembukaan penyelenggaraan umroh.

Sumber: Arab News

3 dari 4 halaman

Saudi Belum Beri Sinyal Buka Kembali Penerbangan Internasional

Dream - Arab Saudi hingga saat ini belum memberikan sinyal akan membuka kembali penerbangan internasionalnya. Pembukaan baru bisa ditetapkan memperhatikan perkembangan dari penyebaran virus corona di seluruh dunia.

" Kami peduli pada keselamatan semua pihak dan karena itu kami mengambil semua tindakan yang diperlukan," ujar Menteri Kesehatan Saudi, Tawfiq Al Rabiah, kepada Al Ekhbariya.

Keputusan Saudi membuka kembali penerbangan internasionalnya dinantikan banyak pihak. Terutama oleh negara-negara yang memiliki penduduk Muslim. Sebab, hal itu menjadi penentu dibukanya kembali penyelenggaraan umroh.

" Selama masih ada kasus (penularan Covid-19), kami akan selalu mengevaluasi situasi yang terjadi dan akan mengambik keputusan yang tepat," kata Tawfiq.

 

4 dari 4 halaman

Menunggu Perkembangan Situasi

Lebih lanjut, Tawfiq menyatakan keputusan yang ditetapkan Kemenkes sepenuhnya didasarkan pada penyebaran virus dan situasi yang berkembang.

" Tentunya di bawah arahan dari Raja Salman (Salman bin Abdulaziz, Raja Saudi)," ucap dia.

Sejak 15 Maret, Saudi menangguhkan penerbangan internasional untuk menekan penyebaran Covid-19. Tetapi, penerbangan keluar Saudi tetap dibolehkan untuk memfasilitas warga asing yang ingin pulang ke negaranya.

Awal pekan lalu, Saudi memperpanjang visa dan izin tinggal bagi warga asing yang tidak bisa kembali ke negaranya akibat penutupan.

Sumber: Arab News.

Beri Komentar