Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Salah satu sekolah dasar unggulan di Newhan, London, Inggris, St Stephen, dikabarkan melarang siswi perempuan di bawah usia delapan tahun untuk mengenakan jilbab.
Sekolah yang berlokasi di London Timur itu juga dikabarkan melarang murid beragama Islam berpuasa pada hari-hari sekolah selama Ramadhan.
Menurut laman NDTV, perwakilan Sekolah St Stephen, Arif Qawi, sebagaimana dikutip Sunday Times, meminta bantuan Dinas Pendidikan untuk menangani masalah ini.
" Dinas Pendidikan harus melangkah maju dan melepaskan masalah ini dari tangan kita dan mengatakan kepada setiap sekolah bagaimana (puasa) seharusnya," ujar Arif.
" Sama halnya dengan jilbab, seharusnya bukan keputusan kita. Tidak adil bagi guru dan sangat tidak adil bagi kepala sekolah. Kami tidak dibayar, mengapa kami harus mendapat pukulan balasan," kata Arif menambahkan.
Dia mengatakan bahwa meski mendapat kritik, beberapa orang tua senang dengan sikap sekolah mengenai `anjuran tak berpuasa`.
" Kami tidak melarang berpuasa sama sekali, tapi kami mendorong mereka (anak-anak) untuk berpuasa pada hari libur, di akhir pekan dan bukan di waktu sekolah. Di sini kami bertanggung jawab atas kesehatan dan keselamatan mereka di sekolah," ujar Arif.
Arif mengatakan sudah berkonsultasi dengan ulama mengenai masalah ini. Para ulama, kata Arif, mengatakan bahwa puasa Ramadan baru wajib jika seseorang sudah memasuki usia pubertas.
Kabar ini pun ditanggapi juru bicara Departemen Pendidikan. Melalui keterangan kepada Sunday Times, juru bicara Departemen Pendidikan keputusan larangan mengenakan hijab merupakan keputusan sekolah.
" Ini adalah masalah bagi masing-masing sekolah untuk memutuskan bagaimana mengakomodasi anak-anak yang mengamati bulan Ramadhan, dan untuk menetapkan kebijakan yang seragam."
" Kami mengeluarkan panduan yang jelas mengenai seragam dan untuk membantu sekolah memahami tugas hukum mereka berdasarkan Undang-Undang Kesetaraan."
Sekolah St Stephen mayoritas diisi murid dari latar belakang India, Pakistan, dan Bangladesh.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya