Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Menteri Lukman Bersama Riki, Penerima Beasiswa Bidik Misi (Kemenag.go.id)
Dream - Bagi sebagian generasi muda, menjadi mahasiswa mungkin hanya sebatas mimpi. Tapi, ada sebagian dari mereka yang tak mau menyerah dan memilih memperjuangkan mimpi tersebut.
Adalah Riki Aprianto, 23 tahun, pemuda yang tinggal di RT 03 RW 01 Kelurahan Sukarami, Kecamatan Selebar, Bengkulu, merupakan contoh dari sebagian generasi muda itu. Kondisi keluarganya yang jauh dari kata 'mampu' tidak mematahkan semangat Riki mengejar mimpi menempuh pendidikan setinggi mungkin.
Riki tengah menunggu masa kelulusannya dari jurusan Syariah program studi Hukum Keluarga Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu. Dia adalah salah satu penerima beasiswa Bidik Misi.
Senin kemarin, Riki kedatangan tamu seorang pejabat negara. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berkenan singgah di kediamannya.

Riki pun menyambut kunjungan Lukman bersama beberapa penerima beasiswa bidik misi yang lain. Kepada Lukman, Riki menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya karena berhasil merampungkan studi berkat beasiswa dari Kemenag tersebut.
"Bapak bisa lihat sendiri kondisi ekonomi keluarga saya. Saya tidak mungkin bisa kuliah jika bukan karena beasiswa," ujar Riki, dikutip dari kemenag.go.id, Selasa 1 Agustus 2017.
Lukman pun mengaku bangga pada Riki. Menurut dia, Riki merupakan contoh generasi muda yang berprestasi, namun harus menghadapi kendala biaya jika ingin meraih pendidikan lebih tinggi lagi.
"Ini sebuah contoh betapa sebenarnya tidak sedikit mahasiswa-mahasiswa kita yang berprestasi tapi karena kondisi ekonominya kurang memadai sehingga perlu bantuan dari pemerintah agar pendidikannya tidak terputus," kata Lukman.
Riki adalah bungsu dari enam bersaudara. Ayahnya kini sudah tidak sanggup lagi bekerja.
Setiap hari, Riki selalu membantu kakak-kakaknya mengumpulkan botol air mineral bekas untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Meski tinggal menunggu wisuda, Riki mengaku masih punya mimpi. Kepada Lukman, Riki pun mengungkapkan niatnya untuk menempuh pendidikan program Magister Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
Bahkan, dia telah menyiapkan rencana tesis, yang ditunjukkan langsung kepada Lukman. "Saya ingin mendalami ilmu hukum yang saya minati," kata Riki.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
