6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Presiden Jokowi Dan Ibu Negara Iriana Jokowi Bersama Duta Toleransi (Foto: Biro Pers Presiden)
Dream - Di sela kunjungan ke Australia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri jalan pagi bersama 18 pemuda duta Toleransi Indonesia-Australia di sekitar The Royal Botanical Garden, Sydney. Jokowi berbincang hangat seputar keragaman dan toleransi di Indonesia, serta hobinya mendengarkan musik rock.
" Musik yang memberi semangat karena drum-nya, dug-dug-dug, coba lihat saja, ada yang membawa (pesan) anti korupsi, anti narkoba, perdamaian, diingatkan kita satu saudara loh, kalau dilihat betul mesti ke situ-situ saja," kata Jokowi.
Jokowi juga menyinggung cara merawat kerukunan di Indonesia. Salah satu pesan Jokowi kepada para pemuda itu adalah selalu berpikiran positif.
" Kita ini kalau terbuka, saling bisa menghargai, menghormati, perbedaan-perbedaan yang ada tidak saling mencela, menjelekkan, menyalahkan, semua bisa (rukun)," ucap Jokowi.

Jokowi berharap 18 pemuda yang tergabung dalam Indonesia-Australia Youth Interfaith Dialogue itu mampu menjadi agen perdamaian. Dia juga meminta para pemuda itu berbagi pengalaman mengenai kehidupan keberagamaan di Indonesia kepada dunia internasional.
" Yang paling penting mereka saya titipkan agar menjadi agen toleransi, agen perdamaian yang bisa menceritakan mengenai organisasi yang beragam suku, beragam agama, beragam bahasa daerah tapi kita tetap satu menjadi sebuah bangsa besar Indonesia," ujar dia.
Selain itu, Jokowi ingin agar para pemuda mendapatkan pengalaman dan wawasan tambahan mengenai dunia luar, khususnya Australia. " Jadi anak-anak muda ini biar kenal dengan saudara-saudara mereka yang ada di Australia," ucap dia.
Para pemuda Indonesia-Australia Youth Interfaith Dialogue berasal dari sejumlah daerah di Indonesia. Mereka akan tinggal di Negeri Kanguru selama empat hari sebagai bagian dari program 'Outstanding Youth for the World' yang diadakan Kementerian Luar Negeri.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
