7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Hana Horka, Penyanyi Senior Asal Republik Ceko Meninggal Setelah Sengaja Tertular Covid-19 (memesrandom.com)
Dream - Penyanyi kenamaan di Republik Ceko, Hana Horka, 57 tahun, meninggal dunia dua hari setelah dinyatakan positif Covid-19. Parahnya, Horka ternyata memang sengaja tertular agar tidak lagi dibatasi dalam beraktivitas di ruang publik.
Horka tidak divaksinasi dan dia mengunggah kondisinya membaik setelah dites positif. Dua hari kemudian, dia justru meninggal dunia.
Anak Horka, Jan Rek, mengatakan ibunya sengaja berkumpul dengan dia dan ayahnya meski keduanya dinyatakan positif. Horka, kata Rek, ingin tertular Covid-19 agar bisa mendapatkan izin pemulihan sehingga bisa mengakses tempat-tempat tertentu.
Rek dan ayahnya, keduanya sudah divaksinasi lengkap, sama-sama tertular Covid selama Natal. Tetapi dia mengatakan ibunya memutuskan untuk tidak menjauh dari mereka.
" Dia seharusnya diisolasi selama seminggu karena kami dites positif. Tapi dia bersama kami sepanjang waktu," kata Rek.
Bukti vaksinasi atau tertular virus diperlukan di Republik Ceko untuk dapat masuk ke banyak tempat sosial dan budaya, termasuk bioskop, bar, dan kafe.
Horka adalah anggota salah satu kelompok rakyat Ceko tertua, Asonance. Rek mengatakan ibunya ingin tertular Covid sehingga akan ada lebih sedikit pembatasan pada pergerakannya.
Dua hari sebelum meninggal, dia menulis di media sosial sedang dalam pemulihan. " Sekarang akan ada teater, sauna, konser," tulis Horka.
Pada Minggu pagi, hari dia meninggal, Horka mengatakan merasa lebih baik , lalu berganti pakaian dan jalan-jalan. Tapi kemudian punggungnya mulai sakit, jadi dia berbaring di kamarnya.
" Dalam waktu sekitar 10 menit semuanya selesai. Dia tersedak sampai mati," kata Rek.
Meskipun Horka tidak divaksinasi, Rek menekankan ibunya tidak percaya pada beberapa teori konspirasi yang lebih aneh tentang vaksin Covid.
" Filosofinya adalah dia lebih setuju dengan gagasan tertular Covid daripada divaksinasi. Bukannya kita akan mendapatkan microchip atau semacamnya," katanya.
Dia menilai tidak ada gunanya mencoba mendiskusikan masalah itu dengan ibunya karena hanya akan mengundang emosi. Sebaliknya, Rek berharap dengan menceritakan kisahnya, dia bisa meyakinkan orang lain untuk divaksinasi.
" Jika Anda memiliki contoh hidup dari kehidupan nyata, itu lebih kuat dari sekadar grafik dan angka. Anda tidak bisa benar-benar bersimpati dengan angka," kata Rek, dikutip dari BBC.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?