Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Merdeka.com)
Dream - Aplikasi TikTok sedang naik daun. Banyak orang bermain aplikasi media sosial tersebut dengan mengunggah foto maupun video untuk membagikan berbagai kisah.
Namun, terlalu sering main TikTok --begitu juga dengan platform media sosial lain-- kurang bagus. Bisa-bisa kita lupa waktu sehingga banyak tugas yang terbengkalai karena terlalu asyik main media sosial.
Seperti yang terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat, berikut ini. Seorang istri berinisial EY menjadi korban kekerasan rumah tangga. Wanita 27 tahun itu disiram air keras oleh sang suami saat tidur pulas.
Sang suami merasa cemburu karena EY sering kali bermain aplikasi TikTok.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Kamis 5 November 2020, sekitar pukul 15.30 WIB. Akibat penyiraman air keras itu, bagian wajah, bahu, dan lengan EY, melepuh.
“ Saya sedang tidur, tidak tahu sudah disiram aja. Kayaknya memang air keras disiram suami. Ya karena dia cemburuan,” kata EY saat melapor ke Polresta Padang.
EY sehari-hari bekerja menjual pakaian dengan memanfaatkan media sosial. Akibat sering mengantarkan pesanan dan dihubungi konsumen, suami koban akhirnya terbakar cemburu.
“ (Tik tok) kan tidak semua badan tampil, hanya muka. Kadang ada orang nelpon, suami selalu bilang enggak laki-laki lain. Dia memang cemburuan orangnya, sama adik kandung juga cemburu,” jelasnya.
Dia mengatakan, suaminya tersebut telah sebulan lebih tidak bekerja, sehingga semua kebutuhan rumah tangga ditanggungnya sendiri. Tindakan kekerasan ini sebelumnya telah sering dialaminya.
“ Sudah sering ancam juga, mau bunuh, mau ini, sudah sering. Setelah siram saya dia kabur bawa sepeda motor sama bawa anak saya satu. Anak dua, satu lagi sama saya,” ujarnya.
Laporan korban telah diterima Polresta Padang bernomor STTLP/595/B1/XI/2020/Resta SPKT Unit II. Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Padang melakukan olah tempat kejadian perkara di kediaman korban di Perumahan Pemda Lubuk Minturun, Koto Tangah, Kota Padang.
Hal ini untuk mencari alat bukti serta mencari tahu jenis air keras yang disiram pelaku. Sebelumnya, korban juga telah melakukan visum di rumah sakit.
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, mengatakan bahwa polisi telah menerima laporan EY. Penyelidikan terus dilakukan dan melacak keberadaan Suami EY yang kabur usai kejadian.
“ Memang ibu ini telah datang ke Polresta Padang untuk melaporkan kekerasan dalam rumah tangga. Perempuan ini telah disiram air keras oleh suaminya dikarenakan cemburu sering bermain aplikasi Tik Tok,” kata Rico.
“ Pelaku saat ini masih dalam pencarian. Karena setelah kejadian, pelaku langsung melarikan diri. Kami berusaha melakukan pengejaran terhadap pelaku,” sambungnya.
Sumber: Langgam.id
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya