Sering Numpang Perahunya, Kakek 56 Tahun Nikahi Gadis 17 Tahun

Reporter : Syahid Latif
Minggu, 26 November 2017 09:46
Sering Numpang Perahunya, Kakek 56 Tahun Nikahi Gadis 17 Tahun
Cinta mereka bersemi di atas perahu.

Dream - Masih ingat kakek 56 tahun yang menikahi gadis muda berusia 17 tahun. Benih cinta si gadis yang diketahui bernama Ika Nurjanah itu ternyata muncul karena sering menumpang perahu milik Badu, pria yang kini jadi suaminya.

Kisah cinta ini bermula saat Ika dan Badu yang terpaut usia 39 tahun merupakan warga di desa yang terpisah di kecamatan Samaturu. Badu tinggal di desa Lapuya sementara si pujaan hati di Konaweha.

Ika yang setiap hari bepergian ke kampung sebelah harus melewati sungai Konaweha. Disinilah pertemuan itu terjadi. Ika selalu menjadi penumpang perahu yang dimiliki Badu. Dan kebetulan kebun milik Ika dan Badu juga berdekatan.

Benih-benih cinta karena seringnya bertemu akhirnya bersemi di hati pasangan beda usia ini.

Pria 56 Tahun Nikahi Gadis 17 Tahun, Maharnya Bikin Kaget© MEN

“ Kebetulan perahu itu milik pak Badu, sehingga Ika kalau mau pergi di kampung melewati desa itu suka diantar sama pak Badu pake perahunya," ujar salah seorang kerabat Badu, Lilis.

 

1 dari 3 halaman

Si Kakek Masih Perjaka

Badu tenyata masih perjaka. Belum pernah menikah di usia yang sudah lanjut itu. Sementara Ika anak yatim. Ayahnya sudah meninggal.

“ Yang perempuan ini sudah yatim. Ayahnya sudah meninggal,” kata kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kolaka, Abdul Azis Baking.

Kini Badu dan Ika tengah menikmati madu pernikahan. Mereka dikabarkan sedang berbulan madu sejak 19 November lalu.

2 dari 3 halaman

Maharnya Bikin Kaget

Dream - Jodoh ada di tangan Tuhan. Bukan sekadar ungkapan, tapi memang demikian kenyataannya. Tak ada manusia yang mampu menerka siapa yang akhirnya menjadi jodohnya.

Seperti kisah pasangan satu ini. Tak ada yang pernah menyangka jika Bado (56 tahun) akhirnya akan berjodoh dengan Ika Nurjannah, seorang gadis cantik yang usianya masih 17 tahun.

nikah© dream

Meski usia keduanya terpaut 39 tahun, namun karena jodoh, hubungan Bado dan Ika berlanjut ke jenjang pernikahan.

3 dari 3 halaman

Tak Ada yang Bisa Menolak

Kepala Kantor Kementerian Agama Kolaka, Sulawesi Tenggara, Abdul Azis Baking mengatakan, pernikahan pasangan Bado dan Ika dilangsungkan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Baula, Kolaka, Kamis, 20 November 2017.

" Yang nikahkan mereka Kepala KUA, namanya Pak Arsyad Daud. Saya kira, ini namanya jodoh. Memang bagi sebagian orang, agak janggal karena pengantinnya berbeda usia sangat jauh, tapi kalau Tuhan sudah memilih mereka berpasangan, maka tidak ada yang bisa menolaknya," kata Azis.

Selain usia yang terpaut jauh, jumlah mahar pernikahan Bado dan Ika juga mengagetkan banyak orang.

Jika pada umumnya menikah di Sulawesi Tenggara membutuhkan mas kawin sampai jutaan, pernikahan Bado dan Ika tak sampai setengah juta.

" Maharnya mempelai pria itu Rp300 ribu, dokumen nikahnya semua lengkap. Jadi kami nikahkan," kata Azis.

(Sumber: jpnn.com/lenterasultra)

Beri Komentar