Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Masih ingat kakek 56 tahun yang menikahi gadis muda berusia 17 tahun. Benih cinta si gadis yang diketahui bernama Ika Nurjanah itu ternyata muncul karena sering menumpang perahu milik Badu, pria yang kini jadi suaminya.
Kisah cinta ini bermula saat Ika dan Badu yang terpaut usia 39 tahun merupakan warga di desa yang terpisah di kecamatan Samaturu. Badu tinggal di desa Lapuya sementara si pujaan hati di Konaweha.
Ika yang setiap hari bepergian ke kampung sebelah harus melewati sungai Konaweha. Disinilah pertemuan itu terjadi. Ika selalu menjadi penumpang perahu yang dimiliki Badu. Dan kebetulan kebun milik Ika dan Badu juga berdekatan.
Benih-benih cinta karena seringnya bertemu akhirnya bersemi di hati pasangan beda usia ini.
![]()
“Kebetulan perahu itu milik pak Badu, sehingga Ika kalau mau pergi di kampung melewati desa itu suka diantar sama pak Badu pake perahunya," ujar salah seorang kerabat Badu, Lilis.
© Dream
Badu tenyata masih perjaka. Belum pernah menikah di usia yang sudah lanjut itu. Sementara Ika anak yatim. Ayahnya sudah meninggal.
“Yang perempuan ini sudah yatim. Ayahnya sudah meninggal,” kata kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kolaka, Abdul Azis Baking.
Kini Badu dan Ika tengah menikmati madu pernikahan. Mereka dikabarkan sedang berbulan madu sejak 19 November lalu.
© Dream
Dream - Jodoh ada di tangan Tuhan. Bukan sekadar ungkapan, tapi memang demikian kenyataannya. Tak ada manusia yang mampu menerka siapa yang akhirnya menjadi jodohnya.
Seperti kisah pasangan satu ini. Tak ada yang pernah menyangka jika Bado (56 tahun) akhirnya akan berjodoh dengan Ika Nurjannah, seorang gadis cantik yang usianya masih 17 tahun.

Meski usia keduanya terpaut 39 tahun, namun karena jodoh, hubungan Bado dan Ika berlanjut ke jenjang pernikahan.
© Dream
Kepala Kantor Kementerian Agama Kolaka, Sulawesi Tenggara, Abdul Azis Baking mengatakan, pernikahan pasangan Bado dan Ika dilangsungkan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Baula, Kolaka, Kamis, 20 November 2017.
"Yang nikahkan mereka Kepala KUA, namanya Pak Arsyad Daud. Saya kira, ini namanya jodoh. Memang bagi sebagian orang, agak janggal karena pengantinnya berbeda usia sangat jauh, tapi kalau Tuhan sudah memilih mereka berpasangan, maka tidak ada yang bisa menolaknya," kata Azis.
Selain usia yang terpaut jauh, jumlah mahar pernikahan Bado dan Ika juga mengagetkan banyak orang.
Jika pada umumnya menikah di Sulawesi Tenggara membutuhkan mas kawin sampai jutaan, pernikahan Bado dan Ika tak sampai setengah juta.
"Maharnya mempelai pria itu Rp300 ribu, dokumen nikahnya semua lengkap. Jadi kami nikahkan," kata Azis.
(Sumber: jpnn.com/lenterasultra)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
