Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
(Sumber: Http://ohelterskelter.com/)
Dream - Siapa bilang Lampung hanya punya tempoyak dan keripik pisang berlapis cokelat bubuk? Ada satu kuliner lain yang tak boleh ketinggalan untuk dicicipi.
Adalah seruit, hidangan favorit masyarakat Lampung. Seruit adalah masakan berupa ikan yang digoreng atau dibakar, yang disajikan dengan sambal terasi dan tempoyak (durian yang diawetkan).
Seruit juga dilengkapi lalapan segar, seperti petai dan jengkol. Dan tentunya julang-jaling atau kabau. Tumbuhan polong ini sekilas memiliki aroma seperti lamtoro, tetapi efeknya jauh lebih dahsyat.
Bau yang ditimbulkan lebih kuat daripada petai dan jengkol. Ketika digigit, rasanya agak getir dan baunya akan melekat di mulut.
Awalnya, Seruit tercipta dari kebiasaan masyarakat Lampung, seperti masyarakat Indonesia kebanyakan, yang senang berkumpul dan bersilaturahmi.
Saat itulah diperlukan makanan yang dapat disantap bersama-sama, yaitu Seruit. Dengan hidangan ikan-ikan dan lalapan serta sambal yang disajikan di atas tampah, semua orang pun dapat mengisi perut dengan akrab.
Selengkapnya baca di sini. (Ism)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
