Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto : Instagram/stuzhuk_dmitriy
Dream- Seorang influencer kebugaran di Ukraina, Dmitriy Stuzhuk, meninggal karena komplikasi pernapasan akibat virus Corona Covid-19. Semasa hidup, ia getol menyerukan wabah Covid-19 cuma rekayasa.
Dari pengakuan mantan istri Dmitriy, Sofia Stuzhuk, pria berusia 33 tahun itu meninggal setelah terkena komplikasi jantung usai tertular Covid-19.
Influencer yang membuat konten olahraga dan gaya hidup sehat itu mengabarkan kondisinya sesaat setelah dinyatakan positif virus corona kepada satu juta pengikutnya. Dalam unggahannya tiga hari lalu, Dmitriy mengatakan ingin berbagi kisah tentang sakitnya, sekaligus memperingatkan bahaya Covid-19, yang sebelumnya ia anggap tak ada.
Dalam satu unggahannya di Instagram, Dmitriy tampil dengan kondisi sedang mengenakan selang oksigen di wajahnya. " Saya orang yang mengira Covid tidak ada, sampai saya sendiri jatuh sakit," katanya dalam caption yang menyertai unggahan tersebut.
" Covid-19 bukan penyakit jangka pendek! Dan itu berat," sambungnya.
Dilansir dari laman Independent.co.uk, pria berusia 33 tahun ini terinfeksi saat bepergian ke Turki. Awalnya ia bangun tengah malam dengan nyeri leher dan susah bernapas. Perutnya juga terasa sakit ketika itu.

Keesokan harinya, keluhan batuk-batuk mulai muncul. Namun ia belum berpikir bahwa itu adalah gejala covid-19. Sepulang ke Ukraina, kondisinya memburuk. Ia lalu menjalani tes Covid-19 dan hasilnya positif dan langsung dirawat.
Kepada pengikutnya, pria ini juga menunjukkan bagaimana ia sangat membutuhkan alat bantu napas. Setelah menjalani perawatan selama delapan hari, influencer itu diizinkan pulang ketimbang tetap bertahan di tempat yang sesak.
Tapi saat di rumah, kondisinya malah menurun. Hanya beberapa jam setelah pulang, ia tak sadarkan diri dan kembali dilarikan ke pusat kesehatan.
Sofia mengatakan mantan suaminya itu memiliki masalah dengan sistem kardiovaskularnya dan Covid-19 memperburuk kondisinya. Dmitriy sempat mengalami gagal jantung namun berhasil diselamatkan oleh tim medis. Tapi keadaaanya tak kunjung membaik hingga akhirnya ia dinyatakan meninggal dunia.
Akhirnya, komplikasi liver dan jantung akibat covid-19 menewaskan Dmitriy yang sebelumnya percaya takkan terpapar virus covid-19
" Kondisinya benar-benar mengenaskan. Tak ada yang bisa melakukan tindakan apapun kepada dia," tutur Sofia kepada pengikutnya lewat akun Instagram @sofia_stuzhuk.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya