Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Media sosial tengah dihebohkan dengan foto seorang berpenampilan 'gembel'. Meski begitu, si gembel itu malah mendapat penghormatan dari kru Royal Thai Airways.
Foto itu diambil sesaat setelah pria 'gembel' itu turun dari pesawat di Bandara Munich, Jerman, dan kemudian tersebar di media sosial. Foto itu mendapat beragam tanggapan dari pengguna media sosial.
Lalu, siapa sebenarnya sosok berpenampilan 'gembel' tersebut? Mengapa dia mendapat penghormatan begitu istimewa?.
Dilansir situr viral4real, pria tersebut ternyata adalah Putra Mahkota Thailand, Pangeran Maha Vajiralongkorn. Dia adalah putra tunggal pasangan Raja Thailand Bhumibol Adulyadej dan Ratu Sirikit.
Sebagai anak tunggal, Vajiralongkorn akan mewarisi kekuasaan ayahnya. Dia lahir di Vila Ambara, Komplek Istana Dusit di Bangkok pada 28 Juli 1952.
Dia dididik di sebuah sekolah dasar di Bangkok. Vajiralongkorn kemudian melanjutkan pendidikan menengah pertama di Millfield School, Somerset, Inggris dan melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah atas di King's School, Sydney, Australia.
© Dream
Pada 1972, Raja Bhumibol memberi dia gelar Somdech Phra Boroma Orasadhiraj Chao Fah Maha Vajiralongkorn Sayam Makutrajakuman. Gelar itu sekaligus sebagai penanda Vajiralongkron ditetapkan sebagai Putra Mahkota Pewaris Tahta Kerajaan Thailand.
Vajiralongkorn lalu melanjutkan pendidikan dengan pelatihan militer di Royal Military College Duntroon di Canberra, Australia. Dia juga menyelesaikan pendidikan seni di Universitas Sukhothai Thammatirat di Bangkok.
Sejak 1975, dia menjabat sebagai pejabat karir di Royal Thai Army. Dia bertugas sebagai perwira staf pada Direktorat Inteligen Angkatan Darat. Kemudian pada 1978 dia menjadi Kepala Batalion Pengawalan Raja.
Pangeran Vajiralongkorn menjalani masa pelatihan militer bersama tentara Amerika Serikat, Inggris, dan Australia. Selama masa pelatihan itu, dia belajar teknik memecah pasukan khusus, taktik perang konvensional dan mempelajari teknik navigasi canggih.
Dia juga merupakan pilot militer berkualifikasi untuk pesawat tempur dan helikopter. Putra Mahkota Vajiralongkorn memiliki sejumlah pengalaman dalam operasi militer dalam negeri.
Pada 1970an, dia memimpin operasi pembersihan Partai Komunis Thailand. Dia juga berperan dalam operasi penjagaan tapal batas dengan Kamboja di tahun-tahun rezim Khmer Merah berkuasa.
© Dream
Meski karirnya di bidang militer cukup cemerlang, Vajiralongkorn ternyata punya kisah buruk seputar rumah tangga.
Pada 1977, dia menikah dengan sepupunya dari jalur ibu, Putri Soamsavali Kitiyakara. Setahun kemudian, pasangan tersebut mendapatkan anak pertamanya, Putri Bajrakitiyabha.
Pernikahan tersebut tidak berjalan harmonis. Vajiralongkorn ternyata menjalin hubungan gelap dengan seorang aktris Yuvadhida Polpraserth di akhir 1970an dan menghasilkan lima anak.
Vajiralongkorn sempat mengajukan perceraian dengan Soamsavali, namun sang istri pertama selalu menolak hingga bertahun-tahun. Baru pada 1993, perceraian tersebut terjadi.
Selama proses sidang perceraian, Vajiralongkorn menuduh Soamsavali tidak mampu mempertahankan keharmonisan rumah tangga mereka. Soamsavali tidak mampu membantah tudingan tersebut lantaran adanya larangan membantah perkataan sang pangeran.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya