Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Habib Luthfi Bin Yahya Dan KH Maimun Zubair (Foto: Instagram @s.kakung)
Dream - Dua kyai sepuh, KH Maimun Zubair dan Habib Luthfi bin Yahya, menggelar Multaqo Ulama, Habaib, dan Cendekiawan Muslim. Acara itu digelar untuk menyikapi kondisi bangsa dan menyambut bulan Ramadan.
Acara tersebut akan digelar di Hotel Kartika Chandra, Jumat 3 Mei 2019. Terdapat lima garis besar penting dalam pertemuan itu.
Lima garis besar itu antara lain,
1. Umat Islam berkewajiban ikut terus aktif dan proaktif menjaga keamanan negara dengan cara kembali ke kesepakatan para pendiri negara, yang memiliki visi menegakkan NKRI dan negara Pancasila.
Artinya, tidak ikut terlibat dalam kegiatan-kegitan yang berpotensi menciptakan keresahan, instabilitas, perpecahan dan kekacauan di masyarakat. Para ulama, habaib, dan cendekiawan Muslim, perlu terus menjadi garda terdepan dalam membangun baldatun tayyibatun wa rabun ghafur.
2. Para ulama sepakat bahwa hukum taat kepada pemerintah atau ulil amri adalah wajib. Kaum Muslimin tidak diperolehkan memberontak ulil amri.
Oleh karena itu jika dikaitkan dengan permasalahan pemilu, ulil amrinya adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, dan Mahkamah Konstitusi (MK).
Seluruh umat Islam wajib taat kepada keputusan KPU, Bawaslu dan MK jika menyangkut masalah hasil pemilu, karena mereka adalah lembaga negara yang diberi wewenang berdasarkan Undang-Undang untuk menyelenggrakan pemilu dan mengumumkan hasilnya.
3. Pemilu legislatif dan pemilu presiden harus menjadi momen penting untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dan prestasi. Karena itu, seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dituntut untuk mengembangkan kehidupan politik yang yang demokratis berdasarkan Pancasila dan berpegang pada etika keadaban yang tinggi.
4. Pentingnya menjaga dan memperkuat persaudaraan sesuai ajaran Islam atau ukhuwah Islamiyah. Ukhuwah islamiyah yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW ialah etika persaudaraan yang bersifat universal, toleran, terbuka, dan disemangati oleh nilai-nilai kemanusiaam.
Jadi makna sejati ukhuwah islamiyah, tidak sebatas persaudaraan antarsesama Muslim. Oleh karena itu, dalam berbangsa dan bernegara penting ditandaskan persaudaran yang sesuai ajaran Islam kepada sesama anak bangsa, tidak memaksakan diri hanya mementingkan kelompoknya saja.
5. Multaqo ulama, habaib dan cendekiawan Muslim juga berharap umat Islam Indonesia dapat meningkatkan ukhuwah Islamiyah untuk menyambut Ramadan 2019. Masyarakat Muslim diminta untuk menjalin silaturahmi, menghindari fitnah, dan tindakan melawan hukum.
Selain itu, umat Islam juga diminta bersama-sama mewujudkan stabilitas keamanan dan situasi kondusif di atas perbedaan selama dan sesudah Ramadan sehingga dapat menjalankan ibadah secara berkah dan khusyu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya