Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
AshleyMadison.com (Al Arabiya)
Dream - Dunia maya tengah digegerkan oleh pembobolan website AshleyMadison.com. Hacker telah membocorkan data lebih dari sejuta pengguna situs perselingkuhan tersebut ke internet.
Dikutip Dream dari laman Wired, Kamis 20 Agustus 2015, hacker mengunggah data 9,7 gigabyte ke server gelap (dark net) pada Selasa pekan ini. Data tersebut hanya bisa diakses dengan browser yang sudah dienkripsi.
Menurut Wired, data yang diboocorkan itu meliputi detail akun dan log in dari 32 juta pengguna jejaring sosial tersebut. Selain itu, data transaksi kartu kredit selama tujuh tahun pada situs tersebut juga diumbar.
Data jutaan transaksi pembayaran, termasuk nama, alamat jalan, alamat email, dan jumlah yang dibayar, ada dalam data yang dibocorkan itu. Namun untuk nomor kartu kredit, hanya dimunculkan empat digit dari belakang saja.
AshleyMadison.com mengaku memiliki hampir 40 juta pengguna pada saat pembobolan data pada bulan lalu itu. " Ashley Madison adalah situs paling terkenal dalam perselingkuhan," demikian klaim situs tersebut dalam halaman mukanya.
Sebelumnya, para hacker yang menyebut diri mereka sebagai " The Impact Team" , mengancam akan menyebarkan data para pengguna situs perselingkuhan tersebut jika Ashley Madison tidak menutup website. Dan akhirnya, pada Selasa yang lalu, ancaman tersebut benar-benar dilaksanakan.
Menurut perusahaan Ashley Madison, hacker yang membobol situs mereka mengaku sebagai pengadil moral, juri, dan algojo, yang memaksakan gagasan pribadi kepada masyarakat.
" Ini adalah tindakan tidak sah yang memiliki konsekuensi nyata bagi warga yang tidak bersalah yang hanya melakukan kegiatan kehidupan sehari-hari mereka," demikian pernyataan perusahaan. Baca Juga: Kisah Para Orangtua Kurang Mampu Banggakan Anaknya Masuk UGM Pria Ini Mengaku Bisa Bangkitkan Orang Mati Parade Tauhid Indonesia Antarkan Pria Ini Peluk Islam Paulo Coelho Bela Alquran Sebagai 'Kitab yang Mengubah Dunia' Terjebak di Mobil, Pencuri Ini Minta Tolong Polisi Heboh, Putri Diana Hadir di Pembaptisan Cucunya Rais Am NU: Kami Ingin Mensosialisasikan Islam Nusantara Ulama Malaysia Haramkan Rokok, Sisha dan Rokok Elektrik
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya