Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Postingan Alquran Di Akun Paulo Coelho (Facebook.com/Paulo Coelho)
Dream - Nama Paulo Coelho tidak asing bagi pecinta dan penikmat sastra di penjuru dunia. Dia terkenal dengan sejumlah karyanya yang bernuansa spiritual. Sebut saja bukunya macam "The Alchemist" yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.
Tetapi, ada yang menarik dalam sebuah posting yang dibuat Coelho melalui akun fanpage di media Facebook. Dia mengunggah sebuah foto Alquran, menyertakan kalimat Exhibition: 'Books that change the world' (Memperkenalkan: 'Kitab yang mengubah dunia').
Foto tersebut dia unggah pada 9 Agustus 2015 lalu dan disebar sebanyak 4.481 kali dan sebanyak 39.319 orang menyukai posting Coelho ini. Tidak hanya itu, foto ini mendapat 2.319 komentar.
Ada salah satu pengguna Facebook dengan akun Heba Burken yang tidak sepakat dengan Coelho. Dia menyebut Alquran sumber kejahatan.
"Really!!! This book is the source of violence and murder (Yang benar!!! Kitab ini sumber kejahatan dan pembunuhan)," tulis Heba.
Tetapi, Coelho memberikan tanggapan yang luar biasa. Meski seorang non-muslim, Coelho justru membantah komentar tersebut dan membela Alquran.
"Not true. I am Christian, and for centuries we tried to imposed our religion by the force of the sword - check "cruzades"in the dictionary.. We murdered women - calling them witches, and we tried to stop science - like in the case of Galileu Galilei. So, it is not to blame a religion, but how people manipulate it. (Tidak benar. Saya seorang Kristen, dan selama berabad-abad kita mencoba membela agama kita dengan kekuatan pedang --lihat istilah 'perang salib' dalam kamus.. Kita membunuh wanita --menuduh mereka penyihir, dan kita mencoba menghambat sains-- seperti pada kasus Galileo Galilei. Jadi, ini bukan salah agama, tapi bagaimana orang-orang memanipulasi agama," tulis Coelho.
Tanggapan Coelho mendapat banyak dukungan. Sebanyak 7.738 pengguna facebook menyukai tanggapan itu.
Sumber: alarabiya.net | fanpage Paulo Coelho
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'