Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Sejumlah ulama pada Dewan Fatwa Malaysia mengeluarkan fatwa mengharamkan rokok dan barang sejenisnya, seperti sisha dan rokok elektronik atau Vape. Fatwa ini diklaim didukung sejumlah pendapat para ahli medis.
" Kami telah mendiskusikan isu rokok dan sisha dan kami bisa menyamakan ini dengan Vape," ujar Ketua Dewan Fatwa Malaysia Abd Shukor Husin kepada Utusan Malaysia, dikutip Dream dari onislam.net, Kamis, 20 Agustus 2015.
Ada tiga sebab yang menjadi dasar fatwa haram tersebut. Sebab pertama, kata Husin, rokok itu berbahaya.
" Kedua, merokok itu boros dan ketiga, merugikan kesehatan. Jadi, ketiga efek ini sama, kami nyatakan haram," ungkap dia.
Husin mengatakan fatwa tersebut sudah mendapat persetujuan dari Kementerian Kesehatan setempat. Sehingga, menurut dia, fatwa ini dapat berlaku tanpa kendala.
" Kami sudah memutuskan dan ini tidak ada masalah. Bahkan, Kementerian Kesehatan menyatakan tengah menunggu hasil penelitian para ahli, tapi harus segera diberlakukan karena pada dasarnya, jika itu merusak dan boros, kami tidak bisa menyetujui hal semacam ini," ungkap Husin.
Fatwa ini dikeluarkan sepekan setelah Menteri Kesehatan Malaysia S Subramaniam mengeluarkan kebijakan melarang aktivitas mengonsumsi rokok, sisha, maupun Vipe untuk sementara waktu. Ini lantaran terdapat indikasi adanya bahaya dalam benda-benda tersebut dan kini sedang dalam penelitian para ahli.
" Jangan jadikan merokok sebagai kebiasaan atau berpikir itu keren," ungkap Husin.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya