Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Pelarangan masjid menggunakan speaker luar untuk memutar rekaman pengajian atau tilawah Alquran mendapat komentar dari Ustaz Yusuf Mansur. Dia meminta masyarakat dapat memaafkan masjid, lantaran pemutaran pengajian dinilai juga memiliki manfaat.
"Maafkan masjid2... Maafkan surau2... Maafkan langgar2... Jika suara2 kaset, atau suara2 asli, terasa mengganggu...," tulis Yusuf dalam akun twiiternya, diakses Dream pada Selasa, 9 Juni 2015.
Yusuf mengakui kiprahnya sebagai penghafal Alquran tidak mungkin ada jika tidak mendengarkan rekaman suara Muammar ZA membaca Alquran. Saat kecil, kata Yusuf, banyak masjid memutar rekaman tersebut dan menyiarkan lewat speaker luar.
Tetapi, saat ini tidak lagi banyak masjid yang mau memutar rekaman tersebut lantaran dinilai menimbulkan polusi suara. Yusuf mengaku akan merindukan suasana tatkala banyak masjid menyiarkan rekaman tersebut, termasuk rekaman pengajian sejumlah dai kondang seperti Almarhum KH Zainuddin MZ.
"Kalo dah datang rasa rindu, rasa kangen, suka netes air mata... Saat ini, udah semakin banyak masjid yg enggak berani lagi nyetel kaset2 itu... Apalagi nanti... Di malam2 Ramadhan... Bahkan di malam takbiran... Semua bakal sunyi senyap... Mdh2an tidak... Saya rindu suara2 itu...," kata dia.
Selanjutnya, Yusuf bermaksud akan mengunggah rekaman mengajinya dengan menirukan gaya Muammar ZA dalam aplikasi SoundCloud. Dia berharap rekaman suaranya dapat didengarkan oleh banyak orang.
"Yas-aluunaka 'anil anfaal inilah slh 1 yg distel di bbrp wkt, &disiarkan ke slrh penjuru mata angin, lwt toa masjid. Pahala u smuanya," ungkap dia.
Sebelumnya, Kementerian Urusan Islam Arab Saudi memerintahkan masjid-masjid mematikan speaker luar untuk memutar rekaman pembacaan Alquran. Speaker luar hanya boleh dipergunakan untuk azan salat wajib.
Aturan ini akan berlaku efektif selama bulan Ramadan. Kementerian juga menyatakan akan turun lapangan untuk memastikan para imam masjid mematuhi aturan ini.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
