Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
TKP Peristiwa Pembunuhan Di Bekasi (Foto: Pojoksatu.id)
Dream - Pembunuhan satu keluarga di Jalan Bojong Nangka 2 RT 002/007, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, menyisakan cerita memilukan. Empat orang anggota keluarga itu ditemukan tak bernyawa di rumahnya pada Selasa, 13 November 2018, pukul 06.30 WIB.
Korban yakni Diperum Nainggolan (suami), 38; Maya Boru Ambarita (istri), 37; Sarah Boru Nainggolan (anak), 9; dan Arya Nainggolan (anak), 7.
Sebelum kematian itu, Sarah menulis sepucuk surat untuk kedua orang tuanya. Surat dari bocah 9 tahun itu berisi janji Sarah untuk patuh dengan orang tuanya.
Salah seorang penghuni kontrakan milik kakak korban, Dominica Vannesa Claudia, menyebut, surat itu sudah diunggah ke media sosial sebelum empat orang itu meninggal dunia.
“ Itu pas hari kemarin dia upload anaknya yang perempuan, nulis ucapan terima kasih karena sudah merawat,” kata Dominica, dikutip dari PojokSatu, Rabu, 14 November 2018.

Dari Sarah
Mama dan papa maafin kakak. Kakak sudah bikin mama dan papa marah, kakak janji tidak akan melawan lagi. Kakak akan nurut sama mama dan papa, akan rajin berdoa menyembah, membaca alkitab, nggak takut lagi sama setan. Kakak akan takut sama Tuhan Yesus. Makasih mama dan papa sudah merawat kakak dari bayi, balita, anak-anak. Mama sudah cape masak buat kakak, papa kerja buat kakak.
Makasih mama dan papa
Peristiwa pembunuhan ini terasa aneh karena tidak ada barang berharga milik korban yang hilang. Tetapi, beberapa saksi mata sempat mendengar cekcok korban dengan seorang penelepon.
Tetangga korban bernama Lita, 29, mengaku sempat mendengar cekcok itu. “ Cuma kayak nada tinggi, kayak orang lagi berantem. Ngomongnya kayak di-loudspeaker gitu kan, kedengeran ngomongin uang sama mobil itu saja,” ujar Lita.
Rumah keluarga itu menyatu dengan warung dan kontrakan milik kakak korban bernama Douglas. Saat ini Douglas tengah diperiksa di Mapolda Metro Jaya sebagai saksi.
Selain terdengar cekcok, Dominica menyebut sebelum jasad korban ditemukan, terdengar gonggongan anjing peliharaan keluarga tersebut sekitar pukul 01.00 WIB.
“ Itu anjing milik tante sempat gonggong jam 1 malam, setelah itu saya berdoa terus tidur. Habis itu saya enggak tahu apa-apa lagi,” ujar Vanessa.
Saat ini, Polda Metro Jaya membentuk tim khusus pencarian pelaku pembunuhan.
Polda Metro Jaya menugaskan tim Ditkrimum Polres Metro Bekasi Kota, dan jajaran Polsek Pondok Melati untuk mengungkap kronologi tewasnya satu keluarga itu.
Dari keterangan para saksi dan barang bukti yang diamankan, polisi mulai melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut. Hingga kini, polisi masih belum memastikan motif penyebab pembunuhan tersebut.
Sumber: PojokSatu.id
Advertisement
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai

Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula

Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A