Peter Berkowitz Di Kamar Mininya (metro.co.uk)
Dream - Peter Berkowitz, 25 tahun, tidak memiliki uang cukup untuk menyewa kamar kos. Ini lantaran biaya sewa di San Fransisco terlalu tinggi dan tidak bersahabat dengan kantong mahasiswa seperti dia.
Peter tidak kehabisan akal. Untuk menyiasati uang sewa, dia memilih tinggal bersama temannya. Tetapi, dia tidak tidur di kamar, melainkan di lemari.
Biaya sewa kamar kos dengan satu dipan mencapai 3.500 dolar AS, setara Rp46 juta. Sementara Peter hanya sanggup membayar sekitar 508 dolar AS, setara Rp6 juta.
Dia membangun sendiri sebuah kamar mini menggunakan bahan kayu. Kamar mini berukuran 2,5x1,3x1,5 meter ini sepintas terlihat seperti lemari.
Di dalamnya terdapat kasur, dua bantal, selimut, dan rak buku kecil. Untuk penerangan, Peter menggunakan lampu LED yang tentu hemat listrik.
" Orang-orang terkejut melihat saya tinggal di lemari. Mereka cenderung meremehkan saya. Tapi, ini adalah tempat tidur ternyaman yang pernah saya miliki," kata Peter.
Selain karena biaya sewa yang tinggi, Peter punya alasan lain. Dia ingin tinggal dengan tenang meski berada di kota yang sangat bising.
" Saya ingin membuat sesuatu yang menyerupai hotel kapsul di Jepang," ucap dia.
(Ism, Sumber: metro.co.uk)