Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Dream - Menteri Kesehatan Arab Saudi Adel Fakeih memecat Direktur Rumah Sakit Raja Fahd di Jeddah, karena dianggap tidak becus menangani penyebaran virus Middle East Respiratory Syndrom Coronavirus (MERS-Cov).
Diberitakan laman Gulfnews, Kamis 8 Mei 2014, Fakeih mengumumkan pemecatan itu lewat akun Twitter miliknya, usai meninjau unit gawat darurat RS Raja Fahd.
Fakieh melakukan kunjungan setelah banyak laporan sejumlah staf medis di rumah sakit itu terkena MERS dari pasien setempat. Oleh karena itu, untuk sementara rumah sakit tersebut ditutup.
Sempat terjadi kepanikan di RS Raja Fahd lantaran sejumlah dokter menolak menangani pasien MERS. Alasan mereka khawatir tertular virus MERS. Virus ini dapat menyebar antarmanusia melalui kontak dalam lingkup keluarga, masyarakat dan antara pasien dan staf medis.
Banyaknya dokter yang mundur membuat RS Fahd kekurangan tenaga medis. Setidaknya empat dokter sudah mengundurkan diri pada pertengahan April lalu.
" Tim baru akan segera mengambil tugas ini. Kementerian kesehatan telah mengambil langkah kongkret untuk menyelesaikan masalah ini," tulis Fakieh dalam akun Twitter-nya. "
Perkembangan terakhir, sebanyak 18 orang dilaporkan tertular MERS, sehingga menambah jumlah kasus menjadi 414 kasus, di mana lebih dari seperempatnya meninggal dunia. Kasus yang baru dilaporkan dua hari lalu ini terjadi di Riyadh, Jeddah dan di dua kota suci Mekah dan Madinah.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

