Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

`Haji Elektronik` Ala Republik Dagestan

Reporter : Ismoko Widjaya
Kamis, 8 Mei 2014 10:47
`Haji Elektronik` Ala Republik Dagestan
Republik Dagestan mulai menerapkan sistem baru untuk menertibkan antrean calon jemaah haji. Sebuah sistem elektronik baru dikembangkan untuk mempermudah calon jemaah haji berangkat ke Tanah Suci.

Dream - Rencana untuk menjadi tamu Allah melalui ibadah haji merupakan impian semua muslim di seluruh dunia. Namun mengingat minat yang tinggi dan kuota yang tidak sebanding mengharuskan para calon jamaah haji bersabar menanti waktu keberangkatan.

Seperti halnya di Indonesia yang mengharuskan seorang calon jamaah haji untuk sabar menunggu waktu keberangkatan hingga memakan yang cukup lama. Bahkan bertahun-tahun. Hal ini bukan hanya dihadapi oleh umat muslim di Indonesia. Setidaknya Republik Dagestan mulai menerapkan sistem baru untuk menertibkan antrean calon jemaah haji.

Sebuah sistem elektronik baru dikembangkan untuk mempermudah calon jemaah haji berangkat ke Tanah Suci. Seperti dilansir Islam.ru, Kamis 8 Mei 2014, semua data calon jamaan haji akan tersimpan dalam sebuah daftar elektronik, yang sistemnya saat ini tengah diuji coba.

Sistem ini akan mempermudah setiap orang mendapatkan nomor antrean dan kepastian waktu keberangkatan. Seorang perwakilan dari Misi Haji Dagestan, Ahmad Habibov mengatakan karena berkurangnya kuota yang dialokasikan untuk Dagestan, maka tidak semua calon jamaah dapat diberangkatkan tahun ini. Sisa calon jamaaha haji lainnya akan mendapatkan kesempatan serupa tahun depan. Dan para calon jamaah akan mendapatkan nomor antrean.

Bagaimana sistem kerja antrean elektronik itu Menurut Habibov, semua kota harus membuat daftar dan menyiapkan data penting mengenai umat muslim yang hendak berangkat haji. Setelah data terkumpul, pihak berwenang meneruskan ke bagian Admnistrasi Spiritual Muslim Dagestan. Nantinya, petugas administrasi akan memasukkan tanggal dalam database elektronik.

Sistem baru ini dipastikan hanya diberlakukan bagi calon jamaah haji yang baru pertama kali. Tahun ini, Dagestan menerima kuota 6 ribu orang. Jumlah ini merupakan kuota terbesar sepanjang tahun. Sebanyak 16.400 calon jamaah akan sudah mendaftar.

Pada tahun 2013, sekitar 6.400 warga negara Dagestan diberangkatkan ke Mekah. Kuota yang sempat menurun seiring dengan keputusan Kerajaan Arab Saudi yang mulai merekonstruksi Masjidil Haram hingga kurun waktu empat tahun ke depan. (Ervina Anggraini)

Beri Komentar