Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Birthday Paradox Mengambil Satu Cabang Ilmu Matematika (nilsenreport.ca)
Dream - Hampir seluruh penduduk bumi pasti suka Piala Dunia 2014, termasuk ahli matematika. Namun, mereka tidak akan berbicara masalah kualitas permainan tapi lebih tertarik pada kesempatan untuk membuktikan statistik unik yang disebut 'Birthday Paradox'.
Birthday Paradox mengambil satu cabang ilmu matematika, yaitu teori probabilitas sebagai dasarnya. Menurut ahli matematika, 16 dari 32 tim di Piala Dunia memiliki pemain dengan hari ulang tahun yang sama.
Begitu juga dengan statistik yang menyebutkan lebih dari 50 persen kemungkinan dalam setiap kelompok 23 orang, dua dari mereka akan memiliki hari ulang tahun yang sama.
" Mungkin terlihat tidak masuk akal," ujar ahli matematika di Jepang Peter Frankl dikutip Emirates 24/7.
" Ketika orang-orang membuat jutaan uang di bursa saham atau mencoba untuk memprediksi masa depan, Anda berbicara tentang teori probabilitas," kata Frankl.
Memang mustahil kedengarannya, tapi setengah dari tim yang bersaing di Piala Dunia memiliki setidaknya satu hari spesial dan lima pemainnya memiliki hari ulang tahun yang sama.
Itu bukan kebetulan, tapi probabilitas, ilmu pasti. " Sulit untuk meyakinkan orang tapi itu hampir selalu tepat," kata Frankl. " Sebenarnya dengan 32 tim dan masing-masing 23 orang, 50 persen hasilnya pasti seperti itu."
Frankl mengatakan salah satu contohnya ketika masih bersekolah, di mana anak-anak akan berbagi ulang tahun dengan teman sekelasnya. " Dengan 41 anak di kelas, kemungkinan 90 persen," katanya.
Prinsip matematika juga berlaku di Piala Dunia. Di mana masing-masing kubu, termasuk Brazil dan Spanyol memiliki setidaknya satu pasang ulang tahun. Argentina, Perancis, Korea Selatan, Swiss dan Iran memiliki dua pasang pemain yang berulang tahun di hari yang sama.
Pada hari Jumat, 13 Juni lalu, dua pemain Bosnia Asmir Begovic dan Sead Kolasinac merayakan ulang tahun secara bersama. Pemain Korea Selatan Kwak Tae-Hwi dan Son Heung-min juga merayakan ulang tahun secara bersama pada 8 Juli mendatang.
Ada juga hari ulang tahun yang dirayakan bersama setiap empat tahun sekali. Contohnya, pemain Jerman Benedikt Howedes dan Aljazair Saphir Taider akan merayakan ulang tahun bersama setiap empat tahun sekali karena mereka lahir pada 29 Februari. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya