Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pengemis Tertangkap Membawa Uang Rp90 Juta (dinsos.jakarta.go.id)
Dream - Seorang pengemis asal Padang, Sumatera Barat, Mukhlis M, 64 tahun, terjaring razia Dinas Sosial Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta.
Yang mengejutkan, bapak tersebut kedapatan membawa uang senilai Rp90 juta.
Mukhlis terkena razia saat mengemis di bawah jembatan layang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Saat itu, razia tengah digelar petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S).
Bagaimana Mukhlis bisa mengumpulkan uang puluhan juta tersebut, ikuti kisahnya:
© Dream
"Menurut pengakuannya uang sebanyak itu merupakan hasil jerih payahnya selama enam tahun," ujar Kepala Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Selatan, Mursidin, dikutip dari dinsos.jakarta.go.id, Rabu, 12 Oktober 2016.
Mursidin mengatakan awalnya Mukhlis tidak terlihat membawa uang banyak. Setelah digeledah, petugas mendapati uang pecahan Rp100.000 sebanyak Rp80 juta, sedangkan Rp10 juta sisanya terdiri dari pecahan Rp50.000 dan Rp20.000, serta recehan sebanyak Rp250.000.
"Awalnya Mukhlis tidak mau mengeluarkan uangnya. Setelah dirayu petugas, pengemis itu akhirnya luluh," ucap Mursidin.
© Dream
Kepada petugas, Mukhlis mengaku membawa uang puluhan juta rupiah itu dalam kantong celananya. Karena jumlahnya yang sangat banyak, Mukhlis mengaku sengaja mengenakan celana sampai tiga rangkap.
"Ketiga celana mempunyai banyak kantong dan setiap kantong berisi uang," kata dia melanjutkan.
"Meskipun berhasil mengumpulkan uang sampai Rp90 juta, Mukhlis tidak mengaku untuk keperluan apa uang tersebut," kata Mursidin.
© Dream
Mursidin menceritakan, Mukhlis sudah menargetkan bisa mengumpulkan uang sebanyak sebanyak Rp150 juta. Dengan penghasilan yang diperoleh sampai saat ini, Mukhlis masih kurang Rp60 juta lagi.
Uang ratusan juta itu nantinya akan dibawa Mukhlis sebagai bekal pulang ke kampung halaman.
Kepada petugas, Mukhlis mengaku setiap berhasil mengumpulkan uang sebanyak Rp1 juta atau Rp2 juta, dia selalu menukarkan ke bank.
© Dream
Lebih lanjut, Mursidin mengatakan pihaknya tidak akan menyita uang Mukhlis. Tetapi, pihaknya akan melakukan pembinaan terhadap Mukhlis terlebih dulu di panti sosial.
"Ini juga perhatian untuk warga DKI agar tidak memberi dalam bentuk apapun di jalan, karena sudah banyak modus peminta-minta, kami harapkan masyarakat agar lebih cerdas dalam memberi sumbangan," kata dia.
sekarang Mukhlis sudah dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1, Kedoya, Jakarta Barat," kata Mursidin.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya


Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?

Hobi Membuat Kue Ternyata Punya 7 Manfaat bagi Kesehatan, Bukan Sekadar Mengisi Waktu Luang

El Niño Diprediksi Menguat, Harga Beras Dunia Terancam Melonjak dan Jutaan Orang Bisa Terdampak

Sering Bikin Lelah secara Emosional? Kenali 8 Tanda Anda Berhadapan dengan Energy Vampire