Ini Isi Pesan WhatsApp Nus Kei ke John Kei Sebelum Penyerangan Brutal

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 24 Juni 2020 11:39
Ini Isi Pesan WhatsApp Nus Kei ke John Kei Sebelum Penyerangan Brutal
John Kei yang baru bebas dari penjara Desember lalu kembali ditangkap. Dia dituduh sebagai dalang rencana pembunuhan.

Dream - Pertikaian antara Agrapinus alais Nus Kei dengan sang keponakan, John Refra Kei, dilatarbelakangi masalah pribadi. Mereka bersengketa tentang tanah hingga berujung rencana pembunuhan yang diduga dilakukan oleh John Kei.

Nus Kei mengaku sebenarnya telah mengirim pesan kepada John Kei untuk bertemu empat mata. Dia ingin menyelesaikan sengketa dengan sang keponakan yang keluar dari penjara pada Desember tahun lalu itu.

" Saya sampaikan di sini, ini sebenernya masalah pribadi berdua, Nus Kei dan John Kei, kami dapat dari barang bukti yang ada di WA," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, dikutip dari , Rabu 24 Juni 2020.

" Sempat Nus Kei sampaikan di situ, 'Tolong John kita ketemu aja berdua jangan membawa kita punya anggota, ini urusan pribadi kita berdua'," lanjut Yusri.

1 dari 3 halaman

Namun, pesan itu rupanya komunikasi itu tidak berjalan dua arah. " Tetapi tak ditanggapi John Kei, inilah yang terjadi ini," lanjut Yusri.

John Kei kemudian diduga menjadi dalang penyerangan di Green Lake City, Tangerang, beberapa waktu lalu. Mantan terpidana pembunuhan bos Sanex Steel itu juga dituding menjadi biang penyerangan di Jakarta Barat.

Peristiwa pengeroyokan serta pembacokan yang terjadi sebenarnya berlatar belakang masalah pribadi antara Nus Kei dan John Kei. Menurut Yusri, setiap kali ditanya, John Kei selalu mengaku tengah dikhianati oleh sang paman.

" Sebenarnya ini masalah pribadi yang hasil pemeriksaan John Kei dia akui merasa dikhianati oleh Nus Kei salah satunya masalah uang atau tanah ini," tutur Yusri.

" Masih ada beberapa lain yang belum diungkapkan John Kei, cuma dia sampaikan setiap ditanyakan itu saya dikhianati oleh Nus Kei, gitu," tambah Yusri.

2 dari 3 halaman

Kuasa hukum John Kei, Anton Sudanto, mengatakan bahwa kliennya sudah menjalani pemeriksaan terkait barang bukti senjata sajam.

" Ya jadi begini yang pertama saya mau ngomong bahwa ada kejadian dan untuk bang John Kei ini tetap harus dikedepankan bahwa ada azas praduga tak bersalah, tidak boleh kita langsung menyalahkan seseorang sebelum ada kekuatan hukum yang tetap itu satu. Yang kedua bang John Kei sudah diperiksa semalam sampai tadi tentang UUD darurat saja," kata Anton.

Dia membantah tudingan yang menyebut John Kei memerintahkan anak buah untuk melakukan penyerangan. Ia mengatakan bahwa kasus tersebut masih dalam penyidikan.

" Tentu itu kami membantah (John Kei perintahkan anak buahnya), karena enggak ada bukti sama sekali. Tetapi tetap ini masih dalam penyidikan. Jadi biarkanlah diuji dulu oleh penyidik, kita lihat nanti seperti apa perkembangannya," ujar Anton.

3 dari 3 halaman

Sementara, Nus Kei mengaku memiliki hubungan saudara sangat dekat dengan John Kei. Peristiwa tersebut, kata dia, hanya semata masalah kesalahpahaman antarkeluarga.

" Hubungan kami ini kan adalah hubungan keluarga yang sangat dekat banget antara paman dan ponakan. Saya adalah pamannya, dia adalah ponakan saya," kata Nus Kei.

" Jadi saya enggak punya masalah sama beliau, mungkin saja beliau yang punya masalah dengan saya. Cuma memang komunikasi kami agak mandeg. Perjalanan waktu saya enggak tahu akan terjadi kejadian sampai kemarin," imbuhnya.

Beri Komentar