Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Rumah Pak Kades (Foto: YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)
Dream - Sebuah rumah mewah milik salah seorang kepala desa (Kades) Kertamana, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purawakarta, Jawa Barat, sempat membuat viral di media sosial. Waki Ketua Komisi IV DPR, Dedi Mulyadi, pun ikut penasaran.
Dalam video yang diunggah kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL beberapa waktu lalu, ia membagikan momen saat melintas di depan rumah sang Kades. Rumah tersebut megah dan mewah berarsitektur Eropa.
Setelah heboh dan membuat orang penasaran akan sosok dibalik sang pemilik, akhirnya Dedi Mulyadi berkesempatan bertemu dengan sang Kades. Saat bertemu, sang kades tak segan menyambut serta mencium tangan mantan Bupati Purwakarta tersebut.

Meski kaya raya dan bergelimang harta, kades itu justru berpenampilan sederhana. Pria itu hanya mengenakan kaus hitam seadanya serta celana panjang.
" Ini nih lurah kaya nih. Rumahnya tuh, gede rumahnya, keren," ujar Dedi.
Meski menjadi orang berpengaruh di desa setempat, namun pria tersebut tak serta-merta mengandalkan penghasilannya sebagai lurah untuk membangun rumah. Rumah bak istana tersebut diperolehnya melalui usaha ikan yang selama ini dijalankan.
" Ini lurah sukses, bangun rumahnya dari usaha. Usaha apa?," tanya Dedi.
" Usaha ikan dikirim dari Jati luhur ke Muara Angke, Muara Baru, Pasar Bojonegoro, Merak," ungkapnya.
Saat tengah berbincang, Dedi Mulyadi juga sempat menanyakan soal keuntung berbisnis ikan. Bukan main, penghasilannya pun tak biasa.
Pria itu bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp30 juta perhari.

" Tiap hari hampir 15 ton lah," terangnya.
" Dua ribu kali 15 ton, 2 ribu kali 1 ton Rp2 juta, dikali 15 berarti Rp30 juta. Rp30 juta sehari, dipotong biaya produksi Rp5 juta segala macam, (mendapat) Rp25 juta dia," kata Dedi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya