Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pelaku Rukiah Pada Aisyah (Foto: Instagram @lambe_turah)
Dream - Beberapa waktu lalu beredar kabar tentang seorang bocah asal Temanggung yang meninggal akibat diritual pengusiran makhluk halus. Gadis kecil bernama Aisyah, harus rela kehilangan nyawa lantaran kedua orangtua menganggap putrinya nakal.
Namun ternyata, prosesi ritual tidak dilakukan dengan benar. Bukan nakal yang tersembuhi, nyawa Aisyah malah melayang.
Dilansir dari akun Instagram @lambe_turah, Rabu 19 Mei 2021, kedua lelaki yang diduga melakukan ritual pada Aisyah akhirnya tertangkap.
“ Dapat kiriman dari rekan rekan di Temanggung. Terima kasih. Akhirnya tau tampang orang yang ngakunya ngerukiah dedek A,” tulis akun tersebut.
Dalam unggahannya terdapat tiga foto yang ditampilkan. Foto pertama, penampakan kedua pelaku yang tengah duduk di bagian belakang atau bagai mobil berhadapan dengan mata tertutup dan kaki terikat.
Lalu pada unggahan kedua, salah satu pelaku rukiah nampak sudah berlumuran darah. Pria berkulit cokelat, berambut hitam dan berkumis tebal tersebut mengenakan baju berwarna biru laut dengan celana hitam nampak seperti memberi keterangan.
Pada slide terakhir, pria berkulit cokelat dan agak kurus, mengenakan kaos berwarna merah dengan jeans pendek. Kedua tangannya terlihat terikat dengan mata tertutup didampingi dua orang petugas.
View this post on Instagram
Dream - Laman media sosial ramai dengan kabar meninggalnya seorang gadis cilik diduga sebagai korban ritual pengusiran makhluk halus. Yang mengejutkan, jasad korban sengaja disimpan di rumah oleh orang tuanya karena gadis malang itu diyakini akan kembali bangun setelah menjalani rukyah.
Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Papoan, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Korban yang diketahui bernama Aisyah ditemukan sudah tak bernyawa, bahkan jasadnya hampir menjadi kerangka, saat ditemukan anggota keluarga yang lain.
Informasi dan kronologi kejadian ini viral di media sosial lewat unggahan akun Facebook Eris Riswandi mengutip laporan dari seorang netizen bernama Ryanti Ana. Postingan tersebut selanjutnya menyebar di akun Instagram lain salah satunya @Ndorobeii, pada Senin 17 Mei 2021.
Akun Facebook Eris menceritakan kronologi kejadian nahas yang menimpa balita tak berdosa tersebut.
Awal mula kasus ini terjadi saat budhe korban yang bernama Suratini menayakan keberadaan Aisyah kepada sang Kakek. Dari jawaban kakek tersebut diketahui jika Aisyah dikabarkan sakit selama 4 bulan dan tidak pernah datang ke rumahnya.
Keduanya lantas menengok ke rumah orang tua Aisyah berharap bisa bertemu cucu dan keponakannya itu. Namun mereka terkejut menemukan jasad yang sudah hampir menjadi kerangka dan diyakini sebagai Aisyah.
Dari keterangan ibu Aisyah diperoleh keterangan jika balita malang itu dirawat sejak 4 bulan lalu dan menjalani rukyah karena dianggap bocah nakal.
Kakek dan Bude korban lantas melaporkan penemuan mayat ke Kepala Desan Bajen. Laporan tersebut diteruskan sang Kades kepada pihak berwajib.
Dari hasil pengecekan diketahui pelaku yang melakukan ritual rukyah kepada Aisyah adalah tetangga korban bernama Haryono, (56) dan Budiono, (43). Dari keterangan mereka disebutkan ritual dilakukan karena Aisyah dianggap nakal dan diyakini kerasukan Genderewo.
Untuk mengusir genderewo yang diyakini bersarang di tubuh bocah tersebut, keduanya lelaku menenggelamkan Aisyah ke dalam bak hingga meninggal.
Setelah Aisyah meninggal kedua pelaku meminta orang tua Aisyah meletakan balita malang itu di tempat tidur dengan alasan Aisyah akan bangun kembali.
Mendengar laporan tersebut, Polsek Bejen dan Piket Koramil menghubungi Inafis untuk melakukan olah TKP. Jasad korban juga dibawa ke RSU Temanggung untuk dilakukan autopsi.
Sementara para pelaku yaitu orang tua korban, serta Haryono dan Budiono diamankan di kantor kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya