Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Mata-mata. (Foto: Merdeka.com)
Dream – Pemerintah Tiongkok menawarkan uang tunai 500 ribu yuan, setara Rp961,49 juta, untuk siapa pun yang bisa menangkap mata-mata asing. Sayembara itu disiarkan langsung melalui saluran televisi.
Pemerintah negeri Tirai Bambu itu juga menyediakan saluran telepon khusus. Masyarakat bisa melapor melalui sambungan telepon itu jika mencurigai adanya informan rahasia asing.
Selain itu, pemerintah Tiongkok juga mengingatkan rakyatnya untuk lebih waspada ketika menjalin hubungan cinta dengan orang asing. Dikhawatirkan pasangan mereka ternyata adalah agen pencuri rahasia negara.
Sejumlah langkah diambil saat Beijing mendapat laporan terhadap risiko keselamatan dalam negeri serta munculnya “kekuatan jahat” asing yang mencoba mencampuri isu politik domestik.
“Upaya menendang agen mata-mata harus melibatkan semua masyarakat demi membangun pertahanan ‘tembok besi’ dan perisai untuk menghadapi penyusupan pengintip asing,” tulis surat kabar Beijing Morning Post.
Harian tersebut menulis sekelompok orang rela menjual rahasia negara kepada mata-mata hanya untuk kepentingan pribadi.
Seperti sejumlah negara lainnya, Tiongkok mengutamakan kestabilan politik. Pada 2015 mereka memberitakan Undang-Undang Keselamatan Nasional, namun dikecam oleh aktivis hak asasi manusia karena regulasi itu mudah untuk dieksploitasi.
Tiongkok juga mengenakan hukuman penjara dengan masa kurungan lama bagi rakyat yang menjadi kaki tangan pihak asing. Hukumannya meningkat menjadi hukuman mati jika kesalahannya sangat serius.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?