Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
TNI (Foto: Merdeka.com)
Dream - Aksi massa pada 21 hingga 22 Mei terkait hasil rekapitulasi Pilpres 2019 berujung ricuh dan mengancam keamanan. Kondisi ini membuat pengamanan di Ibukota sangat ketat dalam level siaga 1.
Mulai hari ini, 26 Mei 2019 TNI menurunkan level pengamanan menjadi siaga 4. Kondisi Jakarta dianggap mulai kondusif.
" Ya kita dari siaga 1 kini telah siaga 4 ya," katanya saat dihubungi Merdeka.com, Minggu 26 Mei 2019.
Kendati demikian, Toto mengaku TNI tetap bersiaga apabila dibutuhkan. Hal ini mengingat tahapan Pemilu belum selesai hingga penetapan.
" Ya kita dari TNI selalu siap kapan dibutuhkan," ujarnya.
Sementara itu Dandim 0501/JP BS Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak yang bertujuan melakukan tindakan anarkis. Khususnya di wilayah Jakarta Pusat.
" Mari kita jaga Jakarta kita tetap aman, nyaman dan tentram sebab warga Jakarta adalah warga yang tertib hukum dan mencintai kedaulatan negeri," terang Wahyu.
Katanya, TNI-Polri selalu berkoordinasi di lapangan agar situasi Ibu Kota dapat terkendali.
" Kami selalu beriringan membagi tugas dengan baik, sehingga apa yang menjadi petunjuk dan arahan pimpinan tertinggi TNI-Polri dapat terlaksanakan dengan baik," ujar Wahyu.
Laporan Ronald/ Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya