Tim Medis Jadi Korban Kerusuhan, Dompet Dhuafa Bertemu Polri

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 24 Mei 2019 13:19
Tim Medis Jadi Korban Kerusuhan, Dompet Dhuafa Bertemu Polri
Akan menggelar audiensi di mabes Polri.

Dream - Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi, Imam Rulyawan menyebut, tiga anggota tim medis Dompet Dhuafa diduga menjadi sasaran tindakan represif aparat kepolisian.

" Benar telah terjadi tindakan represif oknum kepolisian terhadap tim medis Dompet Dhuafa pada Hari Kamis 23 Mei 2019 pukul 00.15 dini hari," kata Imam, dalam keterangan tertulisnya kepada Dream, Jumat, 24 Mei 2019.

Imam mengatakan, tiga tim medis yang menjadi korban saat itu berada di Jalan Abdul Muis Jakarta Pusat.

Akibat tindakan represif itu, tiga tim medis Dompet Dhuafa luka-luka. Tiga anggota medis itu dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD).

Tindakan represif juga mengakibatkan dua kendaraan operasional Dompet Dhuafa mengalami kerusakan.

" Kami menyayangkan tindakan represif oknum kepolisian yang berlebihan terhadap tim medis dan relawan lembaga kemanusiaan yang hadir untuk membantu semua pihak, baik pengunjuk rasa, aparat keamanan, maupun masyarakat luas," ucap dia.

 

1 dari 1 halaman

Polisi Akan Memeriksa

Imam mengatakan, dia meminta kepolisian dan TNI untuk memberi akses perlindungan bagi tim kemanusiaan dan tim medis.

Tim medis Dompet Dhuafa hadir di wilayah rawan bentrokan karena prinsip kemanusiaan. Imam mengatakan, penempatan tim medis itu tidak berdasar atas motivasi politik atau keberpihakan pada kelompok tertentu.

Informasi tindakan represif ini telah diterima Polda Metro Jaya. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, menyebut akan memeriksa detail perisitiwa itu.

" Nanti kita akan selidiki dahulu kebenarannya seperti apa ya," kata Argo.

Rencananya setelah sholat Jumat, Tim Dompet Dhuafa akan menggelar audiensi dengan Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo.

Beri Komentar
Bukan Pertama Kali, Ini Deretan Kebrutalan Anjing Milik Bima Aryo