Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Adopsi boneka tengah menjadi tren di sebagian masyarakat Indonesia. Bukan boneka biasa, melainkan boneka arwah atau spirit doll.
Terkait hal ini, Ketua Bidang Dakwah Majelis Ulama Indonesia, KH Cholil Nafis, menyatakan memperlakukan boneka laiknya mainan tidaklah bermasalah. Beda halnya jika memasukkan unsur gaib ke dalam boneka.
"Tidak boleh ketika kita mempersepsikan atau mengisi boneka itu dengan ruh, dengan jin, atau meyakini punya kekuatan, bisa membuat hoki, atau dijadikan seperti anak yang punya jiwa," ujar Kiai Cholil saat dihubungi Dream.co.id.
Kiai Cholil menegaskan hal itu tidak dibolehkan. Sebab, sangat berkaitan dengan dunia mistis dan melibatkan jin serta makhluk halus.
"Kita tidak tahu betul makhluk halus itu yang baik atau buruk," kata dia.
Dia juga mengingatkan setiap orang harus menangkal pengaruh jin yang mengarahkan kepada keburukan. Sebab, terkadang ada tipu daya jin atau makhluk halus.
"Apalagi sampai menyembahnya, itu sudah syirik, menyekutukan Allah," kata Kiai Cholil.
Kiai Cholil mengimbau masyarakat yang memiliki kelebihan uang lebih baik mendermakan ke orang yang tidak mampu. Mengingat saat ini banyak orang terkena dampak Covid-19.
"Kalau punya, dia maunya kasih sayang ya pada keluarga terdekat lah," kata dia.
Lebih lanjut, Kiai Cholil menyarankan lebih baik mengadopsi yatim piatu sebagai anak angkat. Daripada mengadopsi boneka arwah.
"Itu (yatim piatu) lebih baik disayangi daripada beli boneka mahal-mahal, puluhan juta dan merawatnya, dan itu malah menyimpang dari tuntunan Allah SWT," ucap Kiai Cholil.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Inggris dan Jepang Minta Warga Siapkan Stok Makanan untuk 3 Hari, Ada Apa?

Benarkah Oksigen di Bumi Bisa Habis? Ilmuwan Perkiraan Kapan Hal Itu Bisa Terjadi

Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Frugal Living dengan Hidup Pas-pasan

Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Apa Risikonya bagi Penderita Diabetes Jika Terkonsumsi?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?