Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Sampah plastik telah menjadi perhatian serius para aktivis konservasi lingkungan. Berbagai strategi dirancang agar masyarakat tersadar mengenai bahaya sampah plastik.
Di Banyuwangi, Jawa Timur, gerakan mengelola sampah disuguhkan dengan cara unik. Tiap sampah yang dikumpulkan dapat dikonversi menjadi emas.
Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Bank Sampah The Gade Clean dan Gold, Harianto Widodo mengatakan, sampah plastik yang dikumpulkan warga dapat `diubah` menjadi emas.
" Untuk proses sampah menjadi emas, dimulai dari pemilihan sampah yang diambil dari sampah rumah tangga. Lalu masuk proses penyetoran, penimbangan, penghitungan, dan hingga tahap akhir hasil penimbangan ke dalam tabungan emas," kata Harianto, dilaporkan Liputan6.com, Jumat, 25 Januari 2019.
Harianto menyebut, sampah plastik yang disetor warga di program Clean and Gold, akan disesuaikan dengan harga emas. Misal, seorang yang menyetor sampah senilai Rp6.500 berarti telah memiliki 0,01 gram emas. Asumsi yang berlaku yaitu harga emas per gramnya Rp650 ribu.
Pemilik tabungan bisa menjual emas bisa sudah mencapai satu gram. Atau bisa dicetak dalam bentuk emas batangan bila sudah mencapai lima gram.
" Kalau sudah mencapai satu gram bisa dijual atau digadaikan pada kami, tapi harus disisakan di saldo sebesar 0,1 gram. Sedangkan untuk bisa dirupakan dalam bentuk emas kalau mencapai lima gram," ucap dia.
(Sah, Sumber: Liputan6.com/Ahmad Ibo)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya