Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Jokowi Bertemu Quraish Shihab (Liputan6.com/Lizsa Egeham)
Dream - Presiden Joko Widodo mengisi pagi dengan bersilaturahmi ke ulama pakar tafsir, Quraish Shihab. Keduanya bertemu dan berbincang di Pondok Pesantren Bayt Alquran, Pondok Cabe, Tangerang Selatan.
Jokowi tiba sekitar pukul 08.42 WIB. Mengenakan kemeja putih dan peci hitam, Jokowi langsung disambut oleh Quraish beserta keluarga dan pengurus pondok.
" Banyak tadi yang kita perbincangkan, tetapi intinya tadi mengenai moderasi Islam, Islam yang moderat. Wasathiyah Islam. Itu yang kira-kira kita perbincangkan," ujar Jokowi, dikutip dari Liputan6.com, Jumat 25 Januari 2019.
Perbincangan keduanya berlangsung secara tertutup. Dalam silaturahmi ini, Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany. Turut hadir pula Imam Besar Masjid Istiqlal, Nazaruddin Umar.
Jokowi mengaku mendapatkan banyak sekali masukan dari Quraish. Menurut dia, Quraish memberikan saran terkait apa yang harus dilakukan negara ke depan.
" Ya banyak sekali (masukan). Sudah ditulis semua, beliau menyampaikan apa-apa yang harus negara lakukan dalam rangka tadi yang saya sampaikan," kata dia.
Dalam kesempatan tersebut, Quraish mengatakan Pusat Studi Alquran yang dia dirikan mengutamakan pemahaman Islam moderat.
" Saya kira itu sebabnya. Dunia sekarang membutuhkan moderasi bukan membutuhkan kekerasan," kata Quraish.
(ism, Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya