Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
Penampakan Meteor Saat Purnama Merah (Foto: New Science/Jose Maria Madiedo)
Dream - Fenomena super blood wolf moon pada Senin, 21 Januari 2019, ditandai peristiwa menarik. Viral di laman komunitas Reddit, seorang warganet merekam cuplikan kerlip kecil berwarna kuning-putih muncul di permukaan bulan.
Peneliti dari University of Huelva, Spanyol, Jose Maria Madiedo, mengatakan, cahaya itu asli. Selama bertahun-tahun, Jose dan rekan-rekannya berharap dapat menyaksikan dampak meteorit saat bulan sedang purnama penuh. Pencahayaan dari peristiwa ini agak menyulitkan Jose dan rekan-rekannya.
Meski demikian, Jose sempat merekam peristiwa itu. Dia menggandakan jumlah teleskop yang digunakan untuk merekam peristiwa itu menjadi delapan buah.
" Aku punya perasaan, kali ini akan melihat peristiwa itu terjadi," kata Jose, dikutip dari laman New Science, Kamis 24 Januari 2019.
Setelah gerhana, perangkat lunak secara otomatis menujukkan kilat yang direkam beberapa teleskopnya. Cara ini untuk mengonfirmasi bahwa kilatan yang muncul bukan hanya anomali optik pada sensor kamera.
" Saya benar-benar bahagia ketika ini terjadi," ucap dia.
Jose mencatat, kilatan itu cukup terang. Tetapi, dia berandai, jikalau bulan tak sedang purnama, tabrakan meteor itu akan mudah terdeteksi.
Meskipun belum secara resmi menghitung ukuran meteor itu, Jose menduga beratnya sekitar 2 kilogram dan berbentuk seukuran bola.
Peneliti dari Royal Astronomical Society, Robert Massey, mengatakan kilatan itu membuktikan tata surya memiliki kedinamisan.
" Kombinasi dari permukaan yang gelap dan banyak orang yang menonton membuat dampak kilatan terlihat," ucap Massey.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?