Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Para peneliti sebentar lagi memecahkan misteri yang telah dinantikan selama 75 tahun. Menggunakan molekul lemak, ilmuwan bakal mengungkap identitas mahluk purba yang diklaim sebagi hewan paling awal hidup di planet ini.
Selama tiga perempat abad, ilmuwan telah berjuang untuk mengklasifikasikan Dickinsonia. mahluk aneh mirip ubur-ubur yang hidup 558 juta tahun lampau.
Organisme licin dan bebentuk oval ini memiliki beberapa segmen mirip tulang rusuk. Dia juga bisa tumbuh hingga lebih dari empat kaki, mengutip National Geographic.
Dickinsonia dikenal sebagai bagian dari kelompok organisme yang sudah punah atau biota Ediacaran. Kelompok makhluk hidup ini tumbuh di perairan dangkal yang hangat sejak 570 juta tahun lalu.
Para ilmuwan meyakini, makhluk ini sebagai organisme multisel pertama yang kompleks di bumi.
Sayangnya, sampai saat ini para ilmuwan belum bisa menentukan dengan tepat makhluk seperti apa Dickinsonia itu. Ada yang mengklasifikasikannya sebagai jamur, protist atau hewan.
Dan harapan itu muncul di tahun ini. Tim berisi para peneliti internasional telah menggunakan kimia modern untuk menemukan bukti mencolok bahwa Dickinsonia memang hewan awal.
Studi mereka yang diterbitkan minggu ini di jurnal Science ini, bergantung pada hasil penelitian menggunakan lemak ini.
Para peneliti dari Australian National University, menemukan fosil Dickinsonia yang mengandung kadar kolesterol signifikan, yang merupakan ciri kehidupan hewan.
Dickinsonia mengambang sekitar sebelum ledakan Kambria 540 juta tahun yang lalu. Di masa itu, muncul bentuk kehidupan baru dan beragam seperti moluska, cacing, dan spons yang ada dalam catatan fosil dalam waktu yang relatif singkat.
" Itu penting karena molekul lemak fosil Dickinsonia membuktikan bahwa " hewan besar dan berlimpah" di Bumi " jutaan tahun lebih awal dari perkiraan sebelumnya," menurut peneliti senior ANU Jochen Brocks, salah satu penulis studi dikutip Dream dari huffingtonpost.com.
" Fosil lemak sekarang menegaskan Dickinsonia sebagai fosil hewan tertua yang diketahui, memecahkan misteri yang telah berusia puluhan tahun yang telah menjadi Cawan Suci paleontologi," kata Brocks dalam keterangan persnya. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya