Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Fadil Imran, mengatakan, ada seleksi untuk masuk kelompok penyebar berita bohong Muslim Cyber Army (MCA). Tes itu dibuat untuk melihat keseriusan calon anggota dalam menyebarkan konten MCA.
"Nanti kan kelihatan mana yang bisa menjadi member sejati, mana yang cuma ikut-ikutan. Dan itu ada tahapan kayak tes gitu, baru dibaiat," kata Fadil, di Jakarta, Kamis 1 Maret 2018.
Setelah dipantau, anggota yang dianggap memiliki kemampuan memproduksi berita hoaks dan komputer akan diajak komunikasi.
"Tesnya memproduksi, visi misi, dan sebagainya, dan punya kemampuan komputer apa enggak. Nanti kan mereka Komunikasi lewat Zello (aplikasi)," ucap dia.
Mantan Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya ini mengatakan, grup MCA juga terafiliasi dengan beberapa grup lain yang bekerja untuk membenarkan ujaran kebencian.
"Total anggotanya ratusan ribu. Indonesia semua," ujar dia.
Advertisement


Sudah Makan tetapi Masih Lapar? Ini 7 Penyebab yang Perlu Anda Ketahui

Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan


Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
